Air PDAM dan Pendidikan Masih Jadi Keluhan Warga di Reses Daeng Lala

0
121

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebagai tanggung jawab kepada masyarakat, anggota DPRD Balikpapan yang juga politisi Partai Hanura Balikpapan, Baharuddin Daeng Lala melaksanakan reses masa persidangan pertama tahun 2019, Jumat (15/02/2019).

Reses wakil rakyat Kota Minyak yang dilaksanakan di RT 16 Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat, utamanya aspirasi warga di wilayah Kelurahan Baru Ulu.

Berbagai usulan, keluhan hingga harapan disampaikan warga dalam reses yang dihadiri sekitar 250 warga Baru Ulu, diantaranya tentang pembangunan wilayah Balikpapan Barat yang masih sangat didambakan. Utamanya, bidang pendidikan berupa penambahan ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN), yang seharusnya dimaksimalkan agar tidak ada lagi murid SDN masuk sore.

“Sama halnya dengan ruang kelas SMPN, masih sangat kurang sehingga di saat tahun ajaran baru penerimaan murid baru tidak tertampung,” kata Daeng Lala.

Dia menambahkan, Balai Latihan Kerja (BLK) Balikpapan harus dan wajib membangun untuk kelanjutan generasi muda Kota Balikpapan dan tidak mengandalkan BLK Provinsi Kaltim.

“Fasilitas kesehatan juga tidak kalah pentingnya ini menyangkut nyawa manusia terutama puskesmas yang ada di Kelurahan Baru Ulu yang statusnya 24 jam. Kenyataannya pelayanan puskesmas ini jauh dari harapan warga. Kami meminta Pemkot dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan harus turun tangan mengevaluasi secara menyeluruh agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” terangnya.

Warga menghadiri reses anggota DPRD Balikpapan, Baharuddin Daeng Lala, di RT 16 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Jumat (15/02/2019).

Lebih lanjut, Daeng Lala menjelaskan, pelayanan PDAM Balikpapan tentang penyediaan air bersih juga jadi  perhatian dalam reses ini, karena air bersih sangat vital untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, warga tidak berharap penghargaan selembar kertas yang berbingkai dari Kota Balikpapan, tapi warga butuh kado istimewa dari Pemkot Balikpapan berupa pemasangan jaringan air PDAM secara menyeluruh agar bisa menikmati air bersih. Jangan hanya di saat hujan kebagian banjir, tapi di saat warga butuh air untuk mandi dan lain lain harus beli sama tetangga.  

“Ini yang sangat tidak pantas sebagai predikat kota layak dan nyaman dihuni. Pemkot Balikpapan seakan akan tergila gila hanya mengejar penghargaan tapi di sisi lain perhatian kepada masyarakat kurang terlayani dengan baik,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan, untuk turun dan berkunjung ke masyarakat setiap saat. Jangan hanya di saat ada kepentingan politik untuk dipilih baru datang ke warga menyampaikan janji-janji. Semuanya harus dibenahi untuk kepentingan warga dan kemajuan Kota Balikpapan

“Datanglah ke masyarakat, mendekatlah ke warga tersenyum ramah dan mendengarkan keluhannya sama seperti saat mau dipilih jadi pemimpin. Semoga hal seperti itu selalu bertumbuh sehingga kepentingan dan kebutuhan warga bisa terlaksana dan terpenuhi dengan baik,” tutup Daeng Lala.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here