Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour di Balikpapan

0
436

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour Tahap I Tahun 2019 di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Selasa (26/02/2019).

Sosialiasi ini merupakan sosialisasi lanjutan, setelah berlangsung di Samarinda sehari sebelumnya. Sosialisasi dibuka oleh Superintendent Hubungan Internal Departemen Humas Pupuk Kaitim, Nurdi Saptono dan dihadiri sekitar 20 lebih wartawan Kota Minyak.

Dalam sosialisasi ini, Nurdi Saptono didampingi Staf Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Ajang Christrianto serta Account Executive PT Pupuk Kaltim Dede Sulistiawan menyampaikan paparnya terkait aneka produk dari PT Pupuk Kaltim dan distribusinya.

Superintendent Hubungan Internal Departemen Humas Pupuk Kaitim, Nurdi Saptono mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi, sekaligus untuk memperkenalkan produk Pupuk Kaltim agar diketahui oleh kalangan media. Tak dipungkiri, karena dari tahun ke tahun banyak berita tentang kelangkaan pupuk maupun lainnya.

“Kami harap kalangan media bisa mengetahui dan membedakan mana yang asli dan palsu. Kami juga memberikan penjelasan tentang pola Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), terkait siapa saja yang berhak mendapat pupuk bersubsidi,” ujar Dede.

Staf Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Ajang Christrianto dalam paparannya mengatakan, kegiatan antisipatif yang terus dilakukan Pupuk Kaltim yaitu dengan meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning Control System (DPCS).

“Pupuk Kaltim juga menyediakan jaringan bebas pulsa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisir adanya permasalahan yang timbul terkait penyaluran pupuk bersubsidi,” kata Ajang.

Menurut Ajang, dalam mengamankan distribusi pupuk subsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, Pupuk Kaltim terus berupaya melakukan peningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Account Executive PT Pupuk Kaltim Dede Sulistiawan mengatakan, untuk menjaga stok aman, produksi pengadaan pupuk bersubsidi telah ditentukan oleh SK Mentan. Pengadaan pupuk bersubsidi semua dari pusat produksi di Bontang, kemudian akan disalurkan ke Distribution Center (DC) yang tersebar di Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan serta daerah lainnya di wilayah Indonesia Timur.

Account Executive PT Pupuk Kaltim Dede Sulistiawan memberikan keterangan pers usai sosialisasi produk Pupuk Kaltim di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Selasa (26/02/2019).

“Proses pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan menggunakan distribusi pupuk bersubsidi secara tertutup dengan sistem distribusi RDKK, sehingga untuk memperoleh pupuk petani diwajibkan menyusun RDKK,” terangnya.

Dia menambahkan, realisasi penyaluran pupuk 2016, untuk pupuk Urea sebesar 13,507.15 ton dan NPK sebesar 8,486.45 ton. Realisasi penyaluran 2017, untuk pupuk Urea 17,789.75 ton dan NPK 30,150.85 ton. Sedangkan realisasi penyaluran 2018, pupuk Urea 17,563.35 ton dan NPK sebesar 34,002.00 ton. Sementara untuk persentase realisasi 2018 adalah Urea 92,2 persen dan NPK 95,3 persen.

Sedangkan realisasi pupuk bersubsidi di Provinsi Kaltim 2018, tambah Dede, realokasi pupuk Urea sebesar 19,035.00 ton dan NPK sebanyak 35,680.00 ton. Untuk realisasi penebusan Urea 17,720.00 ton dan NPK 33,675.15 ton.  Realisasi penyaluran Urea sebesar 17,563.35 ton dan NPK sebesar 34,002.00 ton. Sementara, RDKK 2018 adalah Urea 37,404.37 ton dan NPK 54,546.73 ton.

Dalam pendistribusian pupuk ke sejumlah daerah melalui jalur laut, ujar Dede, berbagai kendala kerap dihadapi diantaranya cuaca buruk dan gelombang tinggi dengan lokasi pengiriman ke  Papua, NTB, NTT serta lainnya.

“Kebutuhan pupuk untuk daerah lain melalui jalur laut harus kita penuhi stoknya lebih dulu dengan memenuhi gudang. Serta antisipasinya dengan mengirimkan stok pupuk sebelum waktunya atau sebelum bulan-bulan gelombang tinggi tersebut,” papar Dede.

Sedangkan untuk kebutuhan di Kaltim, ungkap Dede, sampai saat ini tidak mengalami masalah karena jumlah stok yang didistribusikan sudah cukup baik.

Sementara untuk jalur darat, tambah Dede, infrastruktur jalan masih jadi kendala utama dalam pendistribusian pupuk ke sejumlah daerah di tanah air.

“Untuk mengantisipasi kendala tersebut sudah kita lakukan dengan sejumlah kiat-kiat pengiriman, salah satu dengan mengirimkan stok pupuk lebih awal dari jadwal sebelumnya atau menghindari saat musim gelombang tinggi dan cuaca buruk terjadi,” tutupnya.

Adapun produksi pupuk yang dilakukan PT Pupuk Kaltim pertahunnya adalah pupuk Urea 3.43 juta ton per tahun, pupuk Amoniak 2.74 juta ton per tahun dan pupuk NPK 350 ribu ton per tahun.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here