Peduli Bumi, Bandara SAMS Sepinggan Matikan Lampu 1 Jam

0
210

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebagai komitmen dalam mengurangi pemanasan global dan dampak perubahan iklim melalui penghematan energi, PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mendukung kampanye global “Switch Off Earth Hour 2019” yang diinisiasi oleh organisasi lingkungan hidup dunia World Wildlife Fund (WWF).

“Switch Off Earth Hour 2019” yang dihadiri General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan Farid Indra Nugraha tersebut digelar di Roof Top parkir lantai 5 pukul 20.30 – 21.30, diikuti para pejabat PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan dan Komunitas Bandara, Sabtu (30/03/2019).

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan Farid Indra Nugraha mengatakan, suatu kegiatan positif yang kami laksanakan dengan bersama-sama mematikan lampu selama 1 jam, sehingga kita bisa menghemat energi”.

“Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak mengganggu aktivitas operasional dan tidak mengurangi tingkat pelayanan serta keamanan Bandara SAMS Sepinggan,” ujar Farid.

Dia menambahkan, sebelumnya acara puncak Earth Hour 2019, beberapa hari yang lalu telah dilaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan bandara.

“Tadi siang kami membagikan sedotan terbuat dari bambu kepada pengguna jasa sebanyak 200 buah,” tambah Farid.

Dia berharap, dalam kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran untuk memanfaatkan energi sebaik mungkin. Semoga setiap tahunnya terus dilaksanakan kegiatan ini, khususnya di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Untuk diketahui Bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) sebanyak 13 Bandara secara serentak melaksanakan kegiatan Earth Hour 2019 dengan mematikan lampu selama satu jam.

Sebelumnya bentuk sinergi PT Angkasa Pura I (Persero) dengan WWF-Indonesia telah dituangkan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani bersama di Mangupura-Bali pada 18Maret 2019 lalu.

PT Angkasa Pura I (Persero) dan WWF-Indonesia menjalin kerja sama dalam program konservasi dan edukasi, pelestarian lingkungan hidup, dan pengembangan pariwisata sesuai prinsip pengelolaan berkelanjutan.

“Secara khusus, kerja sama mencakup kegiatan kampanye Earth Hour di 13 bandara dan 8 kota, juga program konservasi dan edukasi untuk meningkatkan kepedulian publik dan para pemangku kepentingan terhadap lingkungan hidup, termasuk program penanganan sampah, penanaman pohon dan pengelolaan ekotourisme,” terang Farid.

Earth hour 2019, jelasnya, merupakan kali ke-8 dilaksanakan di Indonesia dan menjadi tahun ke-2 keikutsertaan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sebagai gerakan lingkungan yang diinisiasi WWF secara global. Gerakan ini bertujuan memberi inspirasi dan memberdayakan individu, institusi bisnis, organisasi, dan pemerintah untuk mengambil tindakan nyata terhadap lingkungan alam.

“Sebagai salah satu kampanye perubahan iklim open source pertama, kampanye ini telah berkembang dari sebuah kegiatan simbolis di satu kota di tahun 2007 ke gerakan lingkungan akar rumput terbesar di dunia yang mencakup lebih dari 7.000 kota dan 180 negara dan wilayah,” pungkasnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here