Temui Komisi III, Pemilik Ruko di Klandasan Minta Toleransi Waktu Parkir

0
122

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Wakil Rakyat Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Senin (01/04/2019).

RDP yang digelar para Wakil Rakyat Kota Minyak bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan ini terkait keluhan masyarakat, khususnya warga Klandasan selaku pemilik rumah toko alias Ruko yang menjalankan usahanya di kawasan tersebut.

Pasalnya, sejak diberlakukannya Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), pemilik memulai usaha di ruko di sepanjang Klandasan, mulai JPO Plaza Balikpapan hingga pertokoan Cemara Rindang,  mengalami kesulitan parkir.

Apalagi ketatnya pelaksanaan KTL di kawasan ini membuat penghasilan para pemilik ruko mengalami penurunan omzet yang cukup besar karena sepinya pembeli.

Salah satu pemilik ruko Hendrawan Chandra mengatakan, dalam RDP ini pihaknya hanya meminta kebijaksanaan dari Pemkot Balikpapan, khususnya Dishub Balikpapan untuk memberikan toleransi parkir agar usaha warga di kawasan Klandasan tetap berjalan.

“Kami sangat mengharapkan perhatian dari Dishub Balikpapan untuk mengkaji kembali peraturan tentang kawasan tertib lalu lintas tersebut. Karena selama diberlakukannya KTL itu menyebabkan usaha kami mengalami penurunan yang cukup drastis, bahkan nyaris mematikan usaha kami,” ujar Chandra.

Menurut Chandra, toleransi tersebut diantaranya adalah waktu diperbolehkan parkir yang dimulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita.

“Alasannya karena jam-jam tersebut sudah bukan lagi jam sibuk, yakni jamnya berangkat anak sekolah dan pegawai berangkat kerja. Kami juga minta toleransi waktu yakni tanggal merah dan setiap Sabtu dan Minggu,” tambah Chandra.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Nazaruddin mengatakan, RDP yang dilaksanakan untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi warga Klandasan, utamanya pemilik ruko yang tengah menjalankan usahanya karena tidak tersedianya area parkir di depan toko mereka.

“Dalam pertemuan ini, Dishub Balikpapan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, utamanya dengan Forum Lalulintas Balikpapan guna dilakukan kajian, termasuk mengakomodir usulan warga,” kata Nazaruddin.

Sementara itu, Kadishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, untuk usulan warga Klandasan yang disampaikan dalam RDP akan ditindaklanjuti. Tetapi, karena berbagai masukan atau saran dari masyarakat tentang KTL itu nantinya akan dibahas di Forum Lalulintas, karena forum ini adalah forum tertinggi di bidang lalu lintas yang melibatkan seluruh stakeholder di Balikpapan.

“Nantinya ada kesimpulan dari Forum Lalulintas tersebut dan akan disampaikan kepada Komisi III dan warga Klandasan selaku pemilik usaha di kawasan tersebut. Usulan warga yang disampaikan dalam RDP ada beberapa yang bisa diakomodir, tapi ada juga yang akan dipertimbangkan lagi karena harus dilaporkan ke pimpinan masing-masing,” terang Sudirman.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here