Jelang Pemilu, Pertamina Gelar Apel Kesiapan Amankan Distribusi BBM dan Elpiji

0
155

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April mendatang, PT Pertamina RU V dan MOR VI menggelar apel siaga kesiapan pengamanan distribusi bahan bakar minyak (BBM), Kamis (11/04/2019).

Dilaksanakannya apel ini sebagai bentuk antisipasi Pertamina dalam menjaga kondusifitas penyaluran BBM dan elpiji serta melindungi objek vital nasional. Apel diadakan di lapangan RU V Balikpapan Jalan Yoes Sudarso, dihadiri sejumlah manajemen dan pekerja dari RU V dan MOR VI, TNI dan aparat kepolisian.

Sebagai salah satu BUMN yang cukup besar di Kota Balikpapan, Pemilu kali ini merupakan pesta demokrasi terbesar dan tidak menutup kemungkinan memicu adanya konflik-konflik yang tidak diinginkan, sehinggu perlu pengamanan ekstra dari segala aspek.

Pengelolaan BBM merupakan hal yang sangat beresiko tinggi terhadap insiden dalam bentuk kecelakaan terhadap manusia dan kerusakan sarana, dan bahaya kebakaran dan pencemaran serta huru-hara, maka dari itu aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi poin penting sebagai jaminan kualitas pelayanan dari Pertamina.

“Menjelang pesta demokrasi ini, kami akan perketat pengamanan tidak hanya di Kota Balikpapan, tetapi semua unit operasi kami yang ada di Kalimantan untuk berhati-hati guna memanage risiko dalam upaya mencegah dan mengurangi tingkat terjadinya insiden. Pertamina juga bekerjasama dengan TNI dan kepolisian membantu pengawasan dan pengamanannya,” kata Feri Yani, General Manager Refinery Unit V Balikpapan.

General Manager Refinery Unit V Balikpapan Feri Yani melakukan pengecekan pasukan saat apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan distribusi BBM dan elpiji, Kamis (11/04/2019).

Menurut Feri Yani, ada beberapa hal yang dilakukan Pertamina yaitu memperketat pelaksanaan, pemeriksaan terhadap orang, kendaraan dan barang yang akan masuk wilayah kerja perusahaan secara teliti dan cermat tanpa terkecual, mengacu pada prosedur yang berlaku.

Memastikan seluruh operator yang bekerja untuk dan atas nama-nama perusahaan terutama yang mengawaki kapal, pesawat, mobil tangki, elpiji dan lain-lain agar bekerja sesuai dengan aturan perusahaan dengan memberikan himbauan secara berkala.

Lebih lanjut, tambah Feri, para pimpinan security harus stand by on call selama 1×24 jam untuk memudahkan komunikasi apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan krisis.

Meningkatkan kewaspadaan pengamanan dan meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan setempat maupun dengan Pemerintah Daerah, dan melakukan evaluasi pada setiap minggunya.

“Kami berharap, masyarakat dapat membantu Pertamina dalam menjaga stabilitas dan keamanan penyaluran BBM dan Elpiji dengan menghubungi Pertamina Contact Center di 135 bila menemukan adanya kendala di lapangan atau email ke pcc@pertamina.com, atau bisa melalui akun media sosial Pertamina Kalimantan di @pertaminaborneo,” pungkasnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here