Prostitusi Online Kembali Diungkap Polres Balikpapan, Tiga Wanita Diamankan Bersama Mucikari

0
345

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Praktik prostitusi online yang menawarkan wanita muda kembali dibongkar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (27/04/2019).

Tiga wanita muda masing masing berinisial YA, LV dan KR berhasil diamankan bersama seorang pria yang diduga mucikari berinisial DN alias Edo (45).

DN yang tercatat sebagai warga Jalan Masjid Ar Raudah, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan bersama tiga wanita muda itu diamankan sekitar pukul 14.00 Wita, di kawasan mall E-Walk Balikpapan SuperBlok, Jalan Jenderal Sudirman Stalkuda Balikpapan.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat tentang aktivitas prostitusi di kawasan tersebut yang menawarkan wanita muda sebagai pemuas napsu bagi pria hidup belang dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasinya.

Praktik prostitusi online ini berhasil dibongkar oleh Polres Balikpapan melalui Unit Tipiter Satreskrim yang dipimpin Kanitnya Ipda Henny Purba. Laporan masyarakat yang masuk kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di lokasi yang dilaporkan masih.

Dalam penyelidikan ini, petugas berhasil mengamankan DN yang diduga sebagai penyedia jasa wanita muda, tak terkecuali terhadap ketiga wanita yang ikut diamankan karena menjadi pemuas nafsu syahwat para pria pencari kenikmatan sesaat tersebut.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mengatakan, praktik prostitusi online dengan menawarkan wanita muda sebagai pemuas nafsu pria hidung belang ini terungkap berkat laporan masyarakat yang resah akan aktifitas mereka.

DN alias Edo, pria yang diduga mucikari ditangkap jajaran Tipidter Satreskrim Polres Balikpapan bersama tiga wanita muda, saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Aktifitas yang selama ini dilakukan di salah satu ruko ternyata membuat masyarakat sekitar resah. Penyelidikan kita lakukan hingga akhirnya praktik prostitusi online ini berhasil kita bongkar. Seorang pria berinisial DN yang diduga mucikari juga kita tangkap,” ujar Mahfud.

Dari pengungkapan ini, Satreskrim Polres Balikpapan akan melakukan pendalaman serta pengembangan terhadap kasus yang kini mulai marak kembali, setelah beberapa waktu lalu praktik serupa juga pernah diungkap.

Pengakuan DN kepada polisi, dari bisnis lendir yang dilakukan tersebut dirinya mendapatkan keuntungan sebesar Rp1 juta dari wanita yang ditawarkan kepada pria hidung belang. DN menawarkan para wanita muda tersebut sebesar Rp2 juta satu kali kencan alias shortime.

“Dari pengakuan tersangka, selain mendapatkan untung Rp1 juta dari pria hidung belang, tersangka juga sering mendapat tambahan dari wanita yang dijualnya yakni sebesar RP500 ribu,” jelas Mahfud didampingi Kanit Tipidter Polres Balikpapan Ipda Henny Purba.

Dari tangan tersangka, tambah Mahfud, pihaknya mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp800.000, satu unit handpone merek Samsung, dan 24 screen shoot percakapan dalam menawarkan wanita pemuas nafsu sebagai barang bukti.

“Akibat perbuatanya DN kita jerat dengan Pasal 2 atau Pasal 9 Undang-undang RI No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang Atau Pasal 296 KUHP atau 506 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama tujuh tahun penjara,” pungkas Mahfud.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here