Kanwil V KPPU Balikpapan Tangani 14 Kasus, 2 Lanjut Penyelidikan

0
87

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Kantor Wilayah V Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Balikpapan pada 2019 ini melakukan penegakan hukum terhadap sejumlah dugaan pelanggaran persaingan usaha.

Pada penegakan hukum ini ada 14 kasus yang ditangani KPPU di Balikpapan, baik kasus yang dilaporkan, inisiatif dan penelitian awal. Dari jumlah tersebut, dua diantaranya lanjut ke tahap penyelidikan.

“Penegakan hukum terhadap 14 kasus yang ditangani KPPU di Balikpapan ini terdiri enam kasus dari laporan, tiga kasus inisiatif dan lima kasus adalah dari penelitian awal,” kata Juru Bicara sekaligus Anggota KPPU Guntur Syahputra Saragih dalam paparannya pada acara buka puasa bersama jurnalis Balikpapan di Kantor Wilayah (Kanwil) V KPPU  Gedung Keuangan Negara Jalan Jenderal Ahmad Yani Balikpapan, Jumat (17/05/2019).

Dia menambahkan, ke-14 dugaan pelanggaran yang ditangani KPPU Balikpapan tersebar di seluruh Kalimantan yakni Kalimantan Timur (Kaltim) 4 kasus, Kalimantan Selatan (Kalsel) 2 kasus, Kalimantan Tengah (Kalteng) 2 kasus, Kalimantan Barat (Kalbar) 1 kasus dan Kalimantan Utara (Kaltara) 1 kasus.

Adapun kasus yang ditangani Kanwil V KPPU di Balikpapan dan telah masuk tahap penyelidikan dan perkara berjalan tahun 2019 adalah Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan Kopi-Kopi Sungai Parit – Coastal Road – Serumpu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun anggaran 2018 senilai Rp 56,9 miliar.

Kemudian, Tender Lanjutan Pembangunan Jaringan Distribusi Air Bersih (Muktiyears) Kabupaten PPU tahun anggaran 2015-2018 sebesar Rp 45 miliar. Keduanya dikenai pasal 22 Dugaan Persengkongkolan Tender.

“Untuk satu perkara yang tengah ditangani Kanwil V KPPU di Balikpapan ada di Kabupaten Paser yakni Tender Pekerjaan Peningkatan Jalan Dalam Kota (Multiyears) tahun anggaran 2014-2015 sebesar Rp 60 miliar, dengan pasal 22 yakni Dugaan Persengkongkolan Tender,” terang Guntur didampingi Kepala Kanwil V KPPU Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu.

Juru Bicara sekaligus Anggota KPPU Guntur Syahputra Saragih saat memberikan keterangan kepada awak media di Balikpapan, Jumat (17/05/2019).

Lebih lanjut, Guntur menjelaskan, 4 perkara (putusan) penegakan hukum Kantor Wilayah (Kanwil) V tahun 2019 adalah Perkara Nomor 03/KPPU-L/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Tender Paket Preservasi Rekonstruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Simpang Seiring Asam – Takaras – Tumbang Talaken pada Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2017. Sanksi yang diberikan berupa blacklist 2 tahun dan denda total Rp 2,565 miliar.

Kedua, Perkara Nomor 04/KPPU-L/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 pada Lelang Preservasi Rekonstruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Palangkaraya – Bagugus – Bukit Batu Kalteng, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III TA 2017, sanksi denda total Rp 2,7 miliar.

Ketiga, Perkara Nomor 05/KPPU-L/ 2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 pada Lelang Preservasi Rekonstruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Bukit Batu – Lungkuh Layang – Kalahien – Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Kalteng 2017, sanksi denda total Rp 2,1 miliar.

Terakhir, tambah Guntur, Perkara Nomor 06/KPPU-L/2018 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 pada Lelang Preservasi Rekonstruksi Jalan dan Pemeliharaan Rutin Jembatan Kalahien – Buntok – Ampah Kalteng 2017, mendapatkan sanksi denda total Rp 1,15 miliar.

“Dari seluruh perkara yang ditangani, Kanwil V KPPU Balikpapan berhasil menyelamatkan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari denda persaingan usaha sebesar Rp 8,5 miliar,” paparannya.

Guntur menambahkan, selain empat perkara yang ditangani, KPPU juga tengah mendalami isu persaingan usaha lainnya, yakni kenaikan harga tiket pesawat dan kargo pesawat udara dan kenaikan harga bawang putih terutama untuk Ramadan dan Idul Fitri.

“Upaya pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran persaingan usaha yang dilakukan Kanwil V KPPU Balikpapan 2019 adalah melakukan pengawasan kemitraan, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit (saat ini sudah dilakukan laporan masuk dari Bulungan, Kaltara dan penelitian awal dari Kukar, Kaltim) dengan melakukan koordinasi dengan instansi teknis terkait dan perusahaan Inti-Plasma Perkebunan, serta melakukan kajian sektor logistik (angkutan laut) di Kaltim dan Kaltara,” pungkasnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here