Pertamina Perkirakan Kebutuhan LPG 3 Kg di Kalimantan Jelang Lebaran Naik 6 Persen

0
214

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan jelang Idul Fitri 1440 Hijriyah atau Lebaran juga mengantisipasi terjadinya peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg yang diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 6 persen dari rata-rata normal bulanan atau sekitar 33.120 Metrik Ton dari konsumsi normal bulanan yaitu 31.320 Metrik Ton untuk wilayah Kalimantan.

“Penguatan stok LPG telah dilakukan dari awal Mei dengan penambahan fakultatif melalui dua tahap yaitu Tahap I pada 3 Mei -15 Mei 2019 dan Tahap II sejak 15 Mei – 31 Mei 2019. Penambahan alokasi fakultatif Tahap I  yaitu 1.186 Metrik Ton ( 395.360 tabung) dan penambahan fakultatif pada Tahap II yaitu 1.126 Metrik Ton ( 375.200 tabung). Penyaluran ini telah disalurkan ke-231 agen dan 8.061 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kalilmantan,” ujar GM Pertamina MOR VI, Boy Frans J Lapian usai melakukan peninjauan di TMMB Pertamina Jalan Yoes Soedarso Balikpapan, Senin (27/05/2019).

Menurut Boy, untuk wilayah Kalimantan Timur, penambahan fakultatif Tahap I sebanyak 334 Metrik Ton (111.440 tabung) dan penambahan fakultatif Tahap II sebanyak 338 Metrik Ton (112.560 tabung)

“Pertamina juga menyiapkan agen dan pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG, sebanyak 231 agen PSO siaga, 829 pangkalan siaga, 72 agen NPSO siaga, dan 263 sub agen NPSO Siaga di seluruh wilayah Kalimantan. Untuk wilayah Kalimantan Timur sendiri, Pertamina menyiagakan 52 agen PSO siaga, 228 pangkalan siaga, 20 agen NPSO siaga, dan 79 sub agen NPSO Siaga,” terang Boy.

Lebih lanjut, tambah Boy, langkah antisipatif lainnya adalah Pertamina menginstruksikan agen-agen untuk melalukan pengisian LPG NPSO ke Modern Outlet seperti indomaret dan SPBU sebagai outlet penjualan LPG. Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait (ASDP/Dishub, Ditjen Migas, Pemda TK I & II, Kepolisian, dan Perbankan). Koordinasi dilakukan guna memperlancar distribusi LPG jika terjadi hambatan di lapangan.

GM Pertamina MOR VI, Boy Frans J Lapian (tengah) melakukan pengecekan distribusi BBM di TBBM Pertamina Jalan Yoes Soedarso Balikpapan, Senin (27/05/2019).

PERSIAPAN DI SEKTOR TRANSPORTASI UDARA

Lain halnya dengan Bahan Bakar Minyak dan LPG, kata Boy, konsumsi avtur selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri cenderung turun sebesar 19,6 persen  dibandingkan konsumsi normal bulanan atau sebesar 13.320 KL/bulan dari 16.560 KL/bulan untuk wilayah Kalimantan.

“Untuk Kalimantan Timur, konsumsi normal avtur selama bulan Ramadan menjelang Idul Fitri cenderung turun sebesar 13,6 persen dibandingkan konsumsi normal bulanan atau sebesar 8.400 KL/bulan dari 9.720 KL/bulan,” kata Boy.

Dia menambahkan, kesiapan Pertamina dalam menjaga ketahanan stok avtur tetap dilakukan pada 9 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) walaupun terdapat kecenderungan penurunan konsumsi avtur. Diprediksi peningkatan konsumsi avtur tertinggi diprediksi pada H-5 Idul Fitri.

“Dalam memastikan lancarnya distribusi dan pelayanan Pertamina baik BBM, LPG dan avtur, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Apabila menemukan adanya kendala dan hambatan distribusi yang terjadi di lapangan, dapat disampaikan melalui contact Pertamina yaitu 135 atau melalui email ke pcc@pertamina.com dan telpon ke contact center Satgas MOR VI (0542) 7524567/4313,” jelasnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here