Soal Puskesmas Telagasari, Ini Kata Sabaruddin

0
113

Kabargupas.com, Balikpapan – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Telagasari di kawasan Gunung Pasir yang pembangunannya terkesan asal-asalan hingga menimbulkan sejumlah persoalan seperti atap bocor dan dinding retak, juga mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabarudin Panrecalle mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) atau instansi terkait yang telah mengupayakan Dana Alokasi Khusus (DAK) hingga bisa mengucur ke Balikpapan.

“Tanpa adanya upaya-upaya mereka, tentu tidak akan mengucur dan masuk ke Kota Balikpapan,” ujar Sabaruddin saat ditemui Kabargupas.com, beberapa waktu lalu.

Menurut Sabaruddin, setelah DAK masuk ke Balikpapan, butuh pengawasan secara khusus yang disaksikan dengan banyaknya pengaplikasian di lapangan yang tidak optimal.

Salah satu DAK yang tidak maksimal, menurut Sabarudin, diantaranya pembangunan Puskesmas yang sudah jadi dan saat mulai dipergunakan sudah mengalami kerusakan.

“Oleh karenanya, kami meminta Pemkot Balikpapan, terlebih kepada stakeholder terkait untuk terlibat dalam pengawasan atau memantau proses pembangunannya,” terang Politisi Partai Gerindra Balikpapan ini.

Plt Kepala DKK Balikpapan Suheriyono saat memberikan keterangan tentang Puskesmas Telagasari kepada wartawan.

Dia menambahkan, pengawasan ini bukan saja dilakukan oleh DPRD Balikpapan saja, namun wartawan yang ada di kota ini juga bisa turut membantu dalam melakukan pengawasan.

Pihaknya juga sangat menyenangkan ketika ada kerjaan yang belum dioptimalkan atau belum dipakai sudah mengalami berbagai kerusakan.

“Jika perlu kontraktornya diberikan sanksi atau di blacklist perusahaannya supaya ada efek jera agar tidak asal-asalan mengerjakan pembangunan di Kota Balikpapan,” tegasnya.

Pasalnya, terang Sabarudin, untuk memperjuangkan DAK masuk ke Balikpapan tidak mudah karena butuh akuntabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Sementara itu, Plt Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Suheriyono mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi Puskesmas Telagasari yang dikabarkan mengalami kerusakan baru dipergunakan 5 bulan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

“Sebelumnya kita juga sudah mendapatkan laporan tentang sejumlah persoalan di Puskesmas Telagasari pasca digunakan untuk melayani masyarakat. Ada beberapa kerusakan dilaporkan yakni atap bocor, dinding retak maupun kerusakan lainnya. Semua sudah diperbaiki oleh kontraktornya, nanti akan kita cek lagi. Ini kan masih masa perawatan,” ujar Suheriyono.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here