Dukung Safaruddin Maju Pilwali 2020, Ini Kata Thohari Aziz

0
765

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Isu siapa bakal calon yang akan meramaikan bursa Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali (Pilwali) Kota Balikpapan periode 2020-2025 mendatang, menjadi perhatian warga Kota Minyak.

Sejumlah partai politik peraih kursi terbanyak di DPRD Balikpapan mulai tak sungkan mempromosikan kader partai masing-masing, tak terkecuali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memberikan dukungannya terhadap Safaruddin sebagai kandidat Wali Kota Balikpapan untuk maju pada Pilwali 2020 mendatang.

“Terkait Pilkada, September baru tahap awal pembahasan di KPU. Jadi prosesnya masih panjang, tetapi kalau di PDIP pembahasan resminya belum. Kalau sebatas mapping-mappingan ya sudah adalah, kecil-kecilan tapi itu kan masih informal belum mekanisme partai karena kalau mekanisme partai nanti ada juklak tentang penjaringan dan penyaringan bakal calon walikota dan wakil walikota,” kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz saat ditemui Kabargupase.com, Selasa (09/07/2019).

Menurut Thohari, kalau sekedar obrolan atau perbincangan, biasa semuanya sudah diobrolkan, dan partai lain pun sudah membicarakannya. Seperti yang sudah disampaikan pada waktu itu, tambah Thohari, PDIP telah membahas beberapa peta atau mapping, sementara ini di internal PDIP antara lain ingin disodorkan untuk memimpin Kota Balikpapan itu dominan ke Safaruddin.

“Jika di internal PDI Perjuangan yang ingin kita sodorkan untuk dapat memimpin Kota Balikpapan itu dominan ke Puang Jenderal. Artinya, dari sisi kapabilitas, kapasitas dan integritas, beliau mantan Kapolda Kaltim, yang artinya penguasaan topografi, demografi politik dan sosial kemasyarakatan di Balikpapan sudah lengkap. Bahkan kemarin beliau juga pada saat Pilgub Kaltim lalu menang di Balikpapan,” terang Thohari.

Kemenangan tersebut, ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan ini, membuktikan bahwa mesin partai saat itu benar-benar bergerak dan memenangkannya di Balikpapan, walaupun di Kaltim kalah.

Demikian pula saat pemilihan legislatif kemarin, perolehan suara Safaruddin di Kalimantan Timur cukup signifikan. Artinya terjadi pergerakan yang serempak di mesin partai mulai pimpinan, kepengurusan dan anggota.

“Ini berjalan serempak. Antara lainya ya seperti itu. Dan mesin partai ini selalu panas terus,” tuturnya sambil tersenyum.

Thohari mengakui jika saat ini banyak dari luar PDI Perjuangan yang melakukan pendekatan secara informal alias lobi-lobi, untuk membicarakan tentang Pilwali Balikpapan ini. Namun, pendekatan tersebut hanya sebatas informal.

Kalau dari PDIP sendiri, menurutnya, figur yang ideal untuk diusung dalam Pilwali Balikpapan ini adalah memiliki komitmen yang kuat untuk menata kota ini secara progresif. Kenapa progresif, karena tantangan kota ini semakin besar, penduduk Balikpapan sudah 770.000 ribu jiwa, kebutuhan dalam sarana prasarana air bersih ini belum terjawab dengan maksimal, masalah pendidikan ini juga masih terjadi persoalan setiap PPDB, masalah banjir juga belum kelar.

“Artinya ini dibutuhkan strong leadership untuk Kota Balikpapan tanpa mengesampingkan pak Imdaad Hamid, Rizal Effendi yang sudah bekerja dengan baik. Tetapi menurut saya ke depan harus lebih strong lagi karena memang tantangannya semakin kompleks,” pungkas Thohari.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here