Paripurna Pandangan Umum, Fraksi Hanura Soroti PAD dan PPDB

0
355

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pasca penyampaian Nota Penjelasan Walikota tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018, tujuh fraksi DPRD Balikpapan langsung menyampaikan pandangan umumnya dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Selasa (09/07/2019).

Tujuh fraksi DPRD Balikpapan mayoritas memberikan catatan dan menyoroti sejumlah persoalan pada pelaksanaan APBD 2018 silam diantaranya tentang tidak maksimalnya penggalian Pendapatan Asli Daerah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), persoalan pasar hingga parkir liar.

Juru bicara fraksi Partai Hanura Ghazali mengatakan, fraksi Hanura dalam pandangannya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena potensi-potensi yang sekarang ini masih perlu dan masih bisa dimaksimalkan.

“Seperti yang disampaikan oleh teman teman fraksi bahwa potensi pajak selama ini masih belum maksimal dan perlu digali lagi, termasuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi instansi terkait,” ujar Gazali saat ditemui Kabargupas.com usai Rapat Paripurna.

Dia juga memberikan contoh pengawasan dan pemaksimalan PAD di Kota Makassar, Sulsel yang melibatkan orang luar dari instansi pemerintah yakni Laskar Peduli Pajak. “Seperti yang sudah Komisi 2 lakukan dengan studi banding di Kota Makassar, maka kami mendapatkan adanya pemaksimalan PAD tersebut melalui Laskar Peduli Pajak,” terang Gazali.

Juru bicara fraksi Partai Hanura Gazali saat ditemui kabargupas.com usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Balikpapan, Selasa (09/07/2019).

Selain persoalan tidak maksimalnya pemanfaatan potensi PAD, persoalan tentang pendidikan juga jadi masalah yakni tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat setiap tahunnya.

“Selama saya menjabat sebagai anggota DPRD Balikpapan hampir 5 tahun ini, persoalan pendidikan yakni PPDB sampai sekarang tidak kunjung tuntas. Ini yang harusnya menjadi perhatian Pemkot Balikpapan,” katanya.

Tidak hanya Fraksi Partai Hanura, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Demokrat dan Fraksi Gabungan Nasdem-PPP juga ikut menyoroti persoalan tersebut.

Mereka meminta Pemkot Balikpapan untuk serius melaksanakan program pembangunan, diantaranya penanganan banjir hingga penambahan sekolah di masing-masing kecamatan di Balikpapan.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here