11 Bulan di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 613/Rja Bantu Warga Krayan

0
200

Kabargupas.com, NUNUKAN – Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara merupakan wilayah yang bersinggungan langsung dengan negeri Jiran Malaysia. Krayan masuk dalam tanggung jawab wilayah teritorial Kodam VI/Mulawarman. Sampai saat ini, untuk mencapai wilayah Krayan masih belum bisa ditempuh melalui jalur darat.

Seperti yang disampaikan oleh Katim Liput Pendam VI/Mulawarman Kapten Aman Karyoko melalui siaran resminya, Kamis (11/07/2019).

Menurut Aman Karyoko, hingga saat ini untuk sampai di Krayan, perjalanan hanya dapat ditempuh menggunakan jalur udara, tak hanya itu berbagai fasilitas di wilayah Krayan seperti ketersediaan infrastruktur jalan, listrik dan fasilitas infrastruktur lainnya di wilayah ini juga masih terbatas.

Sesuai informasi yang didapat dari pemerintah setempat, wilayah Krayan masih dalam proses pemekaran dan masih masuk dalam pengawasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. “Meskipun begitu, berbagai upaya juga telah dilakukan pemerintah agar wilayah Krayan ke depan dapat mandiri dan berkembang,” ujar Aman Karyoko.

Aman Karyoko menambahkan, tujuannya ke Krayan bersama timnya yaitu Serda Julio dari Pendam VI/Mulawarman dan dua perwakilan media adalah untuk terjun langsung meliput tugas operasi yang dilaksanakan oleh para Prajurit Satgas Pamtas RI Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam.

“Seperti yang disampaikan warga, keberadaan prajurit Satgas Pamtas Yonif 613/Rja yang sudah bertugas selama 11 bulan sangat membantu warga setempat, seperti di Long Midang. Mereka memberikan kesan baik dan apresiasi yang tinggi kepada para prajurit Yonif Raider 613/Rja,” terang Aman.

Komandan Pos Long Midang Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja Lettu Inf Solo Atmanegara mengatakan, pihaknya dalam mengemban tugas bukan hanya menjaga pos perbatasan saja yang diutamakan, namun berbagai kegiatan teritorial juga dilakukan.

“Di pos Long Midang yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini kami memeriksa setiap aktivitas baik penduduk maupun barang yang keluar masuk ke Indonesia, pemeriksaan dilaksanakan dengan sangat ketat karena mencegah terjadinya barang ilegal yang masuk di wilayah Indonesia,” kata Solo Atmanegara.

Dia menambahkan, selama 11 bulan di Long Midang, pihaknya sudah banyak menemukan barang-barang ilegal dan terlarang yang seharusnya tidak di perbolehkan masuk ke Indonesia, seperti narkoba dan miras.

“Apabila mendapatkan barang ilegal dan terlarang maka sesuai prosedural Danpos segera bertindak untuk melaporkan kepada Komandan kompi atau langsung ke satuan induk untuk diproses lebih lanjut sesuai tugas pokok dan kewenangan masing-masing,” paparnya.

Selain itu patok blank pos atau patok yang tidak di sempat terjamah oleh satgas-satgas sebelumnya juga kami temukan, hal ini berkat perjuangan dan kegigihan serta semangat yang pantang menyerah demi tugas negara, berbagai tantangan kondisi alam yang ekstrem dan perjalanan selama 2 minggu menembus belantara hutan tak menyurutkan niat kami dalam mengemban amanah tugas operasi ini.

“Di samping itu salah satu prajurit yang bertugas juga turut serta untuk menjadi tenaga pendidik di SDN 006 Krayan Long Midang, yaitu Pratu Widi Aditya. Berbekal kemampuan yang ditempanya semenjak masa pratugas Pratu Widi memberikan berbagai ilmu pengetahuan yang dimilikinya mengajar anak negeri diperbatasan ini,” tambah Solo Atmanegara.

Di tempat terpisah, Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino mengatakan, Satgas Pamtas RI  Malaysia Yonif Raider 613/Rja seharusnya sudah dirotasi oleh Yonif Raider 600/Modang. Namun, karena pada April 2019 ada pelaksanaan Pemilu, maka sesuai petunjuk komando atas, rotasi tugas dilaksanakan setelah seluruh proses Pemilu selesai.

Seperti yang sudah diketahui pada 2 Juli 2019 yang lalu sebanyak 450 personel Yonif Raider 600/Modang telah diberangkatkan, sehingga pergeseran pasukan dilakukan secara bertahap untuk bertugas di 25 pos perbatasan di Kabupaten Nunukan.

“Sebanyak 450 personel Yonif Raider 303/Ssm Divisi I Kostrad yang diberangkatkan pada tanggal 24 Juni 2019 lalu, akan merotasi Yonif 144/Jaya Yuda dan akan menempati 55 pos disepanjang Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Malinau,” kata Dino.

Penulis : Wahyu Sugiarto
Editor : Nurhayati
Sumber : Pendam VI/Mulawarman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here