Kutuk Pelaku Pembunuh Bayi, Kadir: Jangan Dibunuh Kasihkan Saya

0
720

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pembunuhan bayi baru dilahirkan, yang dilakukan ibu kandungnya sendiri, seorang wanita pekerja club malam bernama Suci Nur Istiqomah (18) mendapat berbagai tanggapan dari warga Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (27/07/2019).

Mayoritas, mereka mengaku prihatin dan mengutuk aksi kejam yang dilakukan warga Jalan Krama Jaya RT 12 Desa Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.

Abdul Kadir misalnya. Warga Jalan Telagasari Kecamatan Balikpapan Kota ini mengaku prihatin atas peristiwa pembunuhan bayi baru lahir yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri. Padahal, bayi malang itu adalah darah dagingnya sendiri yang berhak untuk hidup dan menjalani kehidupan dunia.

“Saya pribadi sangat prihatin dan mengutuk aksi kejam yang dilakukan ibu kandung terhadap bayi yang baru dilahirkan,” kata Abdul Kadir.

Padahal, tambah Kadir, sapaan akrab Abdul Kadir, jika merasa malu karena bayi yang dilahirkan tanpa ayah, harusnya tidak perlu dibunuh. Apalagi, aksi pembunuhan tersebut terbilang cukup kejam yakni disumpal mulutnya agar tidak bersuara serta menarik tali pusar hingga putus.

“Jangan dibunuh, kasihkan saya saja. Kalau malu atau gak sanggup merawatnya, bayi yang baru dilahirkan alangkah baiknya diberikan kepada orang lain. Seandainya bayi itu hidup dan panjang umur dengan senang hati jika dipercaya saya siap merawatnya,” harap Kadir.

Tak hanya Kadir, hal senada juga dikatakan Nurhasanah, warga Jalan Klamono Gunung Pipa, Balikpapan Utara yang menyayangkan aksi kejam yang dilakukan tersangka.

“Banyak orang yang kepingin punya anak tapi belum dikasih sama Allah SWT. Ini kok ya tega anak kandung yang baru dilahirkan malah dibunuh. Mending kasihkan orang, kan gak dosa,” timpal Nurhasanah.

Pihaknya berharap, pelaku diberikan hukuman yang setimpal karena sudah berbuat kejam terhadap anak kandung yang baru dilahirkan. “Ini pelajaran buat yang lain agar tidak berbuat yang gak benar, apalagi maksiat,” imbaunya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here