Lapak Dibakar, PKL Pantai Manggar Ngadu ke DPRD Balikpapan

0
615
Sejumlah pedagang sambil mbawa anaknya mengadukan nasib yang dialaminya kepada Komisi 2 DPRD Balikpapan, Kamis (08/08/2019)

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sembilan warga Kecamatan Balikpapan Timur yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Segara Sari Manggar mendatangi kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Kamis (08/08/2019).

Kedatangan mereka ke Kantor Wakil Rakyat Kota Minyak ini bertujuan untuk menemui anggota DPRD Balikpapan guna mengadukan tindakan sewenang-wenang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan saat melakukan penertiban PKL di kawasan pantai Manggar.

Pasalnya, lapak dan peralatan berjualan berupa meja dan kursi yang ada di lokasi berjualan dibongkar dan dibakar tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Akibatnya, sembilan PKL Manggar melakukan protes dan mengadukan permasalahan yang dihadapi ke DPRD Balikpapan didampingi sejumlah relawan.

“Saya datang ke DPRD ini untuk mengadukan tindakan sewenang-wenang petugas Satpol PP Balikpapan yang melakukan pembakaran tempat berjualan di kawasan Pantai Manggar. Meja dan kursi yang biasa digunakan untuk berjualan dibakar tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,” ujar Sakiyah saat ditemui wartawan di teras Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan.

Menurut Sakiyah, pihaknya meminta keadilan dan perbaikan atas kerusakan yang dilakukan Satpol PP karena perlengkapan berjualan yang dibeli menggunakan uang pribadi.

Anggota Komisi 2 DPRD Balikpapan Ghazali menyayangkan jika memang ada pembakaran peralatan penjualan para pedagang di Pantai Manggar.

“Untuk memastikan kejadian dan kebenarannya, kami juga memanggil perwakilan Satpol PP Balikpapan serta Dinas Pariwisata Balikpapan untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya,” kata Gasali.

Gasali juga mengharapkan kesadaran para pedagang untuk mentaati aturan yang sudah ditentukan seperti tidak berjualan di fasilitas umum (fasum) maupun di lokasi-lokasi yang dilarang serta tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran lainnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Balikpapan Zulkifli melalui Kabid Trantib dan Tranmas Satpol PP Balikpapan Susarno mengatakan, penertiban yang dilakukan terhadap para PKL yang ada di Pantai Manggar Balikpapan Timur sudah sesuai aturan karena pedagang berjualan di fasilitas umum dan telah mendapatkan teguran berulang kali.

“Dikarenakan teguran tidak diindahkan pedagang, tindakan tegas diambil Satpol PP dengan menertibkan lapak pedagang dan membakar sejumlah sampah sisa penertiban berupa meja dan kursi yang ada di lokasi penertiban. Kami tidak membakar lapak pedagang,” terang Susarno.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here