Wali Kota Balikpapan Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi

0
149

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Rapat paripurna kembali digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (07/08/2019).

Dalam rapat paripurna ini, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan jawabannya atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Balikpapan tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2019.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Balikpapan Abdullah dan dihadiri dua Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabarudin Panrecalle dan Syarifuddin Odang serta puluhan anggota DPRD Balikpapan ini, berlangsung khidmat.

Pada jawaban pandangan umum fraksi DPRD Balikpapan, Rizal menjawab satu persatu secara berurutan yang diawali oleh Fraksi Partai Golkar include Partai Bulan Bintang (PBB) dengan juru bicaranya Doris Eko Desyanto, lalu dilanjutkan dengan jawaban atas pandangan umum fraksi PDIP Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi Hanura, Fraksi Demokrat, Fraksi PKS  serta Fraksi gabungan Nasdem-PPP.

Menurut Rizal, Pemkot Balikpapan sependapat dengan harapan dan masukan Fraksi Golkar dan PBB mengenai belum maksimalnya pemanfaatan anggaran sehingga terjadi Silpa yang cukup besar yakni Rp291,63 miliar.

“Hal ini menjadi perhatian Pemkot Balikpapan dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan APBD untuk lebih mengoptimalkan fungsi pengendalian dalam mengantisipasi kendala dalam proses pekerjaan sehingga dapat lebih optimal memanfaatkan dan menyerap anggaran,” ujar Rizal.

Selain pengoptimalan pelaksanaan APBD, Rizal juga memberikan sejumlah jawaban atas pandangan umum fraksi fraksi lainnya seperti permasalahan infrastruktur, penanggulangan banjir, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan PDAM tentang program Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SRMBR) sebanyak 1000 sambungan.

“Terkait penambahan 1.000 sambungan PDAM sudah mencapai 30 persen dan sebagian sudah dapat dinikmati. Sedangkan untuk kerusakan alat parkir meter di pinggir jalan yang saat ini dikuasai oleh oknum tertentu, ke depan akan dilakukan evaluasi,” tambah Rizal.

Begitu pula mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan yang juga menjadi sorotan fraksi-fraksi di DPRD Balikpapan, Rizal dengan penuh percaya diri memberikan jawabannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, setelah jawaban Wali Kota Balikpapan, agenda selanjutnya akan segera dilaksanakan yang rencananya rapat paripurna akan kembali digelar pada Kamis (08/08/2019).

“Agenda setelah jawaban Wali Kota Balikpapan adalah penanda tanganan kesepakatan bersama Wali Kota dan DPRD Balikpapan tentang KUA PPAS Kota Balikpapan tahun anggaran 2020,” kata Abdulloh.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati