Rahmad Mas’ud Sembelih 9 Sapi, Daging Kurban Dikemas Dalam Tas Anyaman Daun Pandan

0
505

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud pada perayaan Idul Adha 1440 Hijriyah menyembelih hewan kurban berupa sembilan ekor sapi, Senin (12/08/2019).

Penyembelihan sapi kurban ini dilaksanakan di kediaman pribadinya di Jalan Wiluyo Puspoyudo, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Penyembelihan hewan kurban di rumah pribadinya orang nomor dua di Pemkot Balikpapan ini berlangsung lancar, melibatkan puluhan warga yang bertindak sebagai panitia, baik panitia penyembelihan, maupun panitia pembagian daging kurban.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, sebanyak 9 ekor sapi disembelih dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah sebagai bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Sembilan ekor sapi ini kemudian dikemas dalam 1.200 kantung untuk dibagikan kepada masyarakat, utamanya warga kurang mampu yang ada di lingkungan sekitar,” kata Rahmad.

Tak hanya warga di lingkungan sekitar rumah tinggalnya, daging kurban yang sudah dikemas ini dibagikan kepada panti asuhan, petugas kebersihan, kaum disabilitas, sejumlah sekolahan serta lainnya.

Ada yang berbeda dalam pembagian daging kurban ini, jika tahun sebelumnya kemasan daging kurban menggunakan kantung plastik, kini daging kurban dikemas dalam tas anyaman daun pandan dan rotan.

“Guna mendukung program pemerintah dalam mengurangi penggunaan kantung plastik saat membagikan daging kurban kepada masyarakat, kami memanfaatkan tas ramah lingkungan berupa tas dari anyaman daun pandan dan rotan,” jelas Rahmad.

Menurut Rahmad, digunakannya tas anyaman daun pandan ini tak lain sebagai upaya mengurangi limbah plastik serta memberdayakan masyarakat Balikpapan, utamanya UMKM di bidang kerajinan tangan.

Sementara itu, Istri Wakil Wali Kota Balikpapan Nurlena Rahmad Mas’ud mengatakan, menggunakan tas ramah lingkungan berupa tas purun ini untuk mengurangi limbah plastik yang sekarang sudah di Perdakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

“Tas purun ini sudah pesan dari beberapa minggu lalu, karena pesanannya dari luar daerah. Balikpapan sepertinya belum ada, karena bahan dasar tas purun ini dari pandan dan rotan, Insya Allah ke depan kita pikirkan untuk dikelola di Kota Balikpapan. Semoga masyarakat bisa melihat peluang ini,” kata Nurlena.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here