RDP Komisi 2, Jum Ali: 7 Pedagang Yang Ilegal Kita Legalkan

0
503

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Setelah dipertemukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 2 DPRD Balikpapan, 7 pedagang kaki lima yang awalnya ilegal, kini diakomodir dan dilegalkan. Namun, para pedagang diminta untuk mematuhi peraturan yang sudah ditentukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Balikpapan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Jum Ali mengatakan, pihaknya menyambut baik hasil dari pertemuan yang digelar Komisi 2 DPRD Balikpapan yang dikemas dalam RDP antara tujuh pedagang kaki lima (PKL) Pantai Segara Sari Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur dengan Disporapar Balikpapan bersama Satpol PP Balikpapan.

“Positif saja kita dan kita akomodir tujuh pedagang yang ilegal, kita legalkan. Tapi, dengan syarat memenuhi dan mengikuti aturan yang kita buat,” kata Jum Ali, kepada Kabargupas.com di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (12/08/2019).

Aturan yang harus ditaati itu diantaranya tidak berjualan di fasilitas umum (fasum), lokasi sudah ditentukan dan tidak milih-milih. Bahkan, pada APBD Perubahan ini, pihaknya sudah menyiapkan tempat dan sudah melakukan lelang. Akan dibuatkan rombong-rombong guna menyeragamkan lokasi berjualan pedagang.

“Kita akan menyeragamkan pedagang yang ada di Pantai Manggar, salah satunya membuatkan rombong-rombong. Mudah mudahan di perubahan ini jadi dan langsung kita bagikan kepada pedagang yang terdaftar,” tambah Jum Ali.

Nantinya, tambah mantan Sekwan DPRD Balikpapan ini, sebelum rombong dan lokasi berjualan dibagikan kepada pedagang akan dibuatkan perjanjian tertulis, termasuk sanksi-sanksinya jika pedagang tidak mentaati aturan yang sudah ditentukan oleh Disporapar Balikpapan.

“Jadi tidak ada yang melanggar. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Disporapar Balikpapan akan mengendalikan dan mengatur semua apapun kegiatan yang dilakukan di Pantai Manggar,” papar Jum Ali.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Balikpapan Gazali mengatakan, dalam persoalan ini pihaknya sudah melakukan mediasi, baik antara pedagang, Satpol PP, maupun Disporapar Balikpapan yang dikemas dalam RDP Komisi 2 DPRD Balikpapan.

Tak terkecuali, meminta dinas terkait untuk mengakomodir tujuh pedagang yang lapaknya dibakar Satpol PP Balikpapan, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, hasil dari pertemuan ini diperoleh kesepakatan bersama. Ketujuh pedagang yang sebelumnya ilegal kini masuk dalam daftar pedagang legal binaan Disporapar Balikpapan. Saya berharap, pedagang juga bisa mengikuti aturan yang sudah ditentukan,” kata Gazali.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here