DPRD Tetapkan Perda, APBD Perubahan Balikpapan 2019 Rp2,6 T

0
304

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Rapat Paripurna digelar DPRD Balikpapan di Gedung Wakil Rakyat Kota Minyak Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan Kalimantan, Kamis (22/08/2019).

Rapat Paripurna yang terakhir bagi anggota DPRD Balikpapan periode 2014-2019 ini mengagendakan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kota Balikpapan Tahun Anggaran 2019 menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan.

Paripurna berlangsung tertib dan lancar dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi serta didampingi dua Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle dan Syarifuddin Odang.

Ringkasan penetapan APBD Perubahan 2019 ini dibacakan oleh Sekretaris DPRD Balikpapan Abdul Aziz yang mengatakan bahwa APBD Perubahan ditetapkan sebesar Rp2,6 trilun, yang semula Rp2,4 triliun.

Dia menambahkan, dalam penetapan APBD Perubahan 2019 hasil evaluasi Gubernur Kaltim tidak ada yang berubah dengan kesepatan yang sudah diambil sebelumnya pada Rapat Paripurna DPRD beberapa waktu lalu.

Untuk pendapatan daerah semula Rp2,464 triliun berkurang Rp44 miliar sehingga pendapatan setelah perubahan Rp2,419 triliun. Belanja daerah semula Rp2,437 triliun bertambah Rp244 miliar sehingga setelah perubahan menjadi Rp2,682 triliun.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz mengatakan, ini bagian dari mekanisme politik anggaran yang mana tahun anggaran berjalan sampai di perubahan ini sudah sama tahu berapa perubahan APBD Kota Balikpapan, berapa Silpa, dan lainnya.

Tentunya ini, tambah Thohari, sisa di tahun anggaran yang tinggal beberapa bulan ini setelah Perda APBD Perubahan ditetapkan pihaknya minta OPD, dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan harus sesegera mungkin melakukan penyerapan kegiatan-kegiatan yang bisa segera dirasakan masyarakat.

“Jangan sampai jadwal pelaksanaan kegiatan nanti molor, akhirnya jadi Silpa berjalan kan gitu, lah ini kan gak boleh,” ujar Thohari.

Pasalnya, tambah Thohari, dana APBD Kota Balikpapan tidak terlalu besar, supaya dana yang ada ini benar benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Memang ada defisit Rp44 miliar, tapi ada bantuan keuangan dari Provinsi Kaltim 60 miliar dan 40 miliar sekian. Yah mudah mudahan positif nantinya,” pungkas Thohari.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here