Budiono Harapkan Anggota DPRD Kaltim Dapil Balikpapan Prioritaskan SMKN 7

0
686

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 di kawasan Kecamatan Balikpapan Barat, kembali diharapkan masyarakat. Pasalnya, selain dapat mengurangi persoalan tahunan berupa penerimaan siswa baru, keberadaan SMKN 7 ini diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Balikpapan, khususnya di wilayah Balikpapan Barat.

Anggota DPRD Balikpapan Budiono mengatakan, untuk SMKN 7 pihaknya berharap sekali tahun 2020 bisa dimulai untuk pembangunannya. Karena kewenangannya ada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan ada kawan-kawan dari daerah pemilihan (dapil) Dapil Balikpapan yang di DPRD Provinsi Kalimantan Timur untuk memprioritaskan skala pembangunan SMKN 7 tersebut.

“Karena ketika aturannya sudah berubah yaitu kewenangannya diambil provinsi, maka kewenangan lainnya juga ikut berubah. Kemarin di periode kami DPRD Balikpapan 2014-2019 sudah memperjuangkan lahannya. Lahan sudah clear, namun karena kewenangannya berubah pindah ke provinsi saya berharap kepada anggota DPRD Kaltim dapil Balikpapan untuk pembangunan jadi skala prioritas, segera diakomodir anggarannya,” ujar Budiono kepada Kabargupas.com, Rabu (04/09/2019).

Dia menambahkan, karena ini kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Kaltim maka pihaknya mengharapkan peran serta dari anggota DPRD Provinsi Kaltim untuk bisa memperjuangkan agar SMKN 7 Balikpapan di kawasan barat Kota Minyak dapat segera terealisasi.

“Saya pikir teman-teman provinsi dari dapil Balikpapan persoalan SMKN 7 ini harus menjadi perhatian, serius karena itu sifatnya prioritas lah,” tambah politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Budiono, di Balikpapan Barat tidak ada ada Sekolah Menengah Kejuruan, itu juga salah satu menjadi andalan dan menjadikan keinginan warga Balikpapan Barat. Apalagi jurusan-jurusan yang kita inginkan seperti perkapalan maupun lainnya nantinya ada.

“Jadi ketika terbangun SMKN 7, saya berharap mudah-mudahan SDM kita, bisa berkompetisi karena itu menjadi solusi ketika dari menengah pertama ke menengah atas atau SMK itu sudah ada bahan atau sudah ada bekal kejuruan,” tandasnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here