Satpol PP Balikpapan Jalan Jalan ke Singapura, Ada Apa?

0
1519

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Aksi jalan jalan berdalih studi banding ke luar negeri dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Aksi jalan jalan ini terungkap setelah foto-foto kegiatan di negara tetangga itu diposting ke media sosial Facebook oleh salah satu peserta kunjungan hingga mendapat beragam komentar dari masyarakat.

Dari postingan itu terlihat waktu dan jam posting yakni pada Sabtu 14 September 2019, pukul 18.05. Dalam postingan tersebut terlihat sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan diantaranya Asisten 1 Pemkot Balikpapan Syaiful Bachri, Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli, serta pejabat pemkot dan puluhan anggota Satpol PP Balikpapan.

Belum jelas apa maksud tujuan dari kunjungan ke Singapura pekan lalu ini. Saat media ini melakukan konfirmasi kepada Asisten 1 Pemkot Balikpapan di Kantor Wali Kota Balikpapan, Syaiful Bachri enggan menemui wartawan. Begitu pula saat dihubungi via telepon selularnya, baik melalui SMS maupun telepon juga tidak direspon.

Tak sampai disitu, saat media ini melakukan konfirmasi ke Satpol PP Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman samping Kantor Pos Indonesia cabang Balikpapan, Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli tidak berada di kantornya. Saat ditelepon maupun di SMS, juga tidak memberikan tanggapannya alias bungkam.

Tentu saja, kunjungan rombongan anggota Satpol PP Balikpapan ke Singapura ini menjadi tanda tanya dan mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Mayoritas mereka menanyakan apa maksud dan tujuan dari kunjungan itu.

Kunjungan anggota Satpol PP Balikpapan ke negara tetangga Singapura ini mendapat tanggapan dari pemerhati Kota Balikpapan, Agus Laksito.

Anggota Satpol PP Balikpapan bersama sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan foto bareng di salah satu sudut kota di Singapura.

“Kalau Satpol PP Balikpapan melakukan kunjungan ke Singapura korelasinya apa. Apa yang dilakukan selama di Singapura dan hasilnya apa saja,” kata Agus Laksito.

Terlebih, ujar Agus, dilakukan saat weekand dan mengapa mesti harus rombongan. Pertanyaan ini yang mestinya dipertanggungjawabkan ke publik, biar ada kesan transparan dan tidak dianggap sebagai pemborosan. Image inilah yg mestinya diperbaiki para pejabat di Balikpapan.

“Jika alasannya studi banding, mestinya tidak ada urgensinya. Bisa dilakukan alternatif lain, bisa lewat pencarian di google, menggali informasi pihak yang pernah ke Singapura, mengundang pihak Singapura ke Balikpapan sekaligus promosi kota, atau melakukan video confrence dengan pihak Singapura,” kata Agus.

“Patut disayangkan memang, diupaya perbaikan pemerintahan yang baik, upaya tekan pemborosan, laksanakan kegiatan pembangunan skala prioritas untuk pendidikan, kesehatan, pengangguran, kemiskinan, atasi banjir, tetapi pemkot sendiri, cendrung lakukan pemborosan – pemborosan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, seharusnya OPD Pemkot Balikpapan harusnya bisa menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak penting dan bersifat urgent.

“Kemana Walikota dan Wawali Balikpapan. Kemana pula anggota DPRD Balikpapan lewat pengawasannya,” pungkas Agus.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here