Satpol PP ke Singapura, Taufik: Harus Ada Penjelasan Wali Kota

0
1167
Anggota Satpol PP Balikpapan bersama sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan foto bareng di salah satu sudut kota di Singapura.

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Kunjungan puluhan anggota Satpol PP Balikpapan ke luar negeri, yakni Singapura, juga mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Kalimantan Timur.

Anggota DPRD Balikpapan Taufik Qulrahman meminta Wali Kota Balikpapan untuk menjelaskan ke publik tentang kepergian anggota Satpol PP bersama sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan ke luar negeri. Pasalnya, jika melakukan studi banding ke Singapura tentunya harus ada menjelasannya, termasuk hasil dari kunjungan tersebut.

“Saya sangat menyayangkan atas kegiatan yang dilakukan Satpol PP Balikpapan ke Singapura kalau tidak diperjelas oleh Wali Kota Balikpapan. Harus diperjelas, itu studi banding atau apa,” kata Taufik kepada Kabargupas.com melalui sambungan telepon selularnya, Senin (16/09/2019).

Menurut Taufik, kalau mereka hanya sekadar jalan jalan setelah studi banding di Batam lalu menyeberang ke Singapura, karena masih ada waktu tidak ada masalah.

“Siapapun boleh kok kalau mau ke luar negeri, mau ke Makkah atau kemana saja gak ada masalah, asalkan menggunakan uang pribadi. Cuma yang menjadi permasalahan, apakah dengan waktu studi banding itu dipakai untuk jalan jalan atau apa. Apakah itu sudah selesai atau bagaimana. Itu yang akan kita minta penjelasannya dari Wali Kota,” ujar Taufik.

“Tolong Wali Kota beri penjelasan. Nah, sebagai anggota DPRD Balikpapan, saya minta kejelasan saja apakah itu studi banding yang dilakukan ke Batam, atau setelah selesai studi banding dia menggunakan sisa waktunya untuk jalan jalan ke Singapura dengan biaya pribadi. Atau itu kesannya cuti bersama ke Singapura. Itu harus ditanyakan dulu,” tambahnya.

Nah sekarang, ucap politisi PKB ini, tujuan studi banding Satpol PP ke Batam ada apa. Sedangkan Satpol PP di Balikpapan itu lebih baik daripada Batam. Sekarang Satpol PP di Batam bagaimana. Apa yang ditonjolkan dari Satpol PP di Batam.

Anggota DPRD Balikpapan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Balikpapan Taufik Qulrahman (kiri) saat mengikuti orientasi anggota DPRD yang digelar BPSDM Provinsi Kaltim.

“Di Batam itu daerah bebas loh. Kanan kiri bisa masuk barang apa saja, termasuk dalam bentuk aturannya. Kalau mau studi banding ya ke Satpol PP Surabaya, Malang dan Jakarta. Itu betul betul Satpol PP luar biasa. Di Jakarta, setiap ada yang berjualan di trotoar langsung diangkat.

Dirinya sangat menyayangkan kalau studi bandingnya ke Batam. Kenapa tidak ke Surabaya yang Satpol PP nya lebih baik dari Balikpapan, termasuk Jakarta yang Satpol PP nya lebih bringas atau ke Satpol PP Jogja. Kalau ke Batam apa evatorialnya, masalah apa, dan apa keuntungannya setelah studi banding, itu harus dipaparkan juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli melalui SMS mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Batam, namun karena ada waktu luang bisa pergi pagi pulang sorenya yang dimanfaatkan menyeberang ke Singapura.

“Maksud hati untuk menambah wawasan beberapa anggota saya yg ikut, wawasan tentang contoh pengelolaan terbaik kota di dunia, mengenai pelaksanaan ketertiban, kebersihan, dan keindahan kota, ya itu saja,” ujar Zulkifli saat memberikan konfirmasinya.

Menurut Zulkifli, pihaknya sudah mengingatkan anggota yang ikut kunjungan kerja ke Batam, agar foto kegiatan yang di seberang tersebut disimpan sendiri saja agar tidak disalah artikan. Tapi, karena teman-teman sangat bahagia lalu membaginya ke medsos.

“Jadi jangan yang diberitakan kunjungan atau jalan-jalann yang ke Singapuranya. Kegiatan kunjungan kerja seperti ini, sebenarnya hanya untuk kepentingan internal terkait pembinaan SDM, saya fikir gak perlu dipublish lah,” terangnya.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here