Capek Diberi Janji, Warga Minta Kejelasan Pembayaran Lahan Stadion

0
883
Kondisi Stadion Batakan Balikpapan di kawasan Balikpapan Timur.

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Warga Balikpapan selaku pemilik lahan yang terkena pembangunan stadion Batakan kembali meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan segera membayar ganti rugi lahan. Pasalnya, selama 13 tahun lebih permasalahan ganti rugi lahan Stadion Batakan di Jalan Mulawarman Kecamatan Balikpapan Timur sampai saat ini belum juga ada kejelasannya.

Padahal, masa jabatan Wali Kota Balikpapan tinggal 1 tahun lagi. Jika tidak dibayarkan, dikhawatirkan pembayaran ganti rugi lahan warga yang kini di atasnya telah berdiri stadion megah berkapasitas ribuan tempat duduk ini, bakal tidak terbayarkan lagi.

“Saya maunya cefat selesai. Kita kan mau diganti uang, tapi sampai sekarang belum ada kejelasannya. Pemkot Balikpapan juga belum ada komunikasi soal pembayaran ganti rugi lahan kami ini,” kata Wati, salah satu pemilik lahan yang menjadi korban pembangunan Stadion Batakan saat ditemui Kabargupas.com, beberapa waktu lalu.

Pemilik lahan di Stadion Batakan Balikpapan, Wati.

Menurut Wati, beberapa waktu lalu dirinya bersama pemilik lahan yang ada di stadion Batakan sudah sempat ke Dinas PU, dan disetujui lahan warga diganti dengan uang. Tapi, sampai saat ini pembayaran ganti rugi lahan stadion belum ada realisasinya.

“Sampai sekarang pembayaran ganti rugi lahan kami itu belum juga ada. Sudah capek kami hanya diberi janji tapi tidak juga dibayarkan,” tambah Wati.

Tak hanya Wati, rasa kesal akibat lahan di lokasi Stadion Batakan tak kunjung dibayarkan Pemkot Balikpapan juga terjadi pada Mariyatun. Mariyatun kecewa dan jengkel karena dua kamplig tanah di kelompok Lekang masing-masing berukuran 10X20 meter miliknya itu, belum juga dibayarkan oleh Pemkot Balikpapan. Pemkot Balikpapan, dinilainya hanya bisa mengumbar janji, namun tidak juga memberikan kejelasan tentang pembayaran ganti rugi lahan tersebut.

Pemilik lahan di Stadion Batakan Balikpapan, Mariyatun.

“Sangat kecewa karena Pemkot Balikpapan sampai saat ini belum juga membayar tanah kami yang dijadikan Stadion Batakan. Maunya saya sih secepatnya dibayangkan,” kata Mariyatun sedih.

Dia menambahkan, janjinya Dinas PU mau membayar ganti rugi lahan warga yang dijadikan stadion, tapi sampai sekarang tidak jelas. Jika Pemkot Balikpapan tidak juga membayarkan ganti rugi lahan tersebut, pihaknya tetap akan menuntut.

“Kalau belum ada kejelasan soal pembayaran ganti rugi lahan kami, kami akan tetap menuntut karena itu hak kami. Tanah kami,” harap Mariyatun.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here