Ali Munsjir Daftarkan Diri Sebagai Balon Wawali di Partai Demokrat

0
393

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Seolah tak ingin ketinggalan dengan kader partai lain dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan 2020 mendatang, Ali Munsjir Halim yang juga anggota DPRD Balikpapan mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) wakil wali (Wawali) Kota Balikpapan di Sekretariat DPC Partai Demokrat Jalan Jenderal Ahmad Yani Balikpapan, Jumat (27/09/2019).

Ali Munsjir Halim datang ke DPC Partai Demokrat diantar istri dan keluarga besarnya. Dia diterima oleh Sekjen DPC Demokrat Balikpapan, Abdul Salam bersama sejumlah pengurus dan kader partai yang juga anggota DPRD Balikpapan, yakni Mieke Henny, Sri Hana dan Asrori.

Kader Partai Demokrat Balikpapan, Ali Munsjir Halim mengatakan, sekitar tiga hari lalu Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan, H Abdul Gafur Mas’ ud (AGM) saat menunaikan ibadah umroh di Makkah menelepon Sekjen Abdul Salam untuk meminta kadernya maju dalam Pilkada Balikpapan.

“Beberapa hari lalu saat beliau (AGM, red) menunaikan ibadah umroh, beliau menelpon Sekjen Demokrat Balikpapan (Abdul Salam, red), kemudian Sekjen menyampaikan ke saya bahwa baru saja ditelepon oleh Pak Haji Abdul Gafur meminta kader untuk maju,” ujar Munsjir.

Menurut Ali Munsjir, selain atas dorongan dari Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan, mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota di DPC Demokrat Balikpapan, juga atas keinginan pribadi yang tergerak mengabdi untuk Kota Balikpapan.

“Selain dorongan dari Ketua DPC Demokrat Balikpapan, mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota Balikpapan ini adalah keinginan pribadi dan panggilan jiwa. Makanya saya ajak istri dan keluarga sebagai bentuk keseriusan maju di Pilkada Balikpapan,” tambah Ali Munsjir.

Suasana penyerahan berkas pendaftaran bakal calon wakil wali kota Balikpapan di DPC Demokrat Balikpapan, Jumat (27/09/2019)

Lebih lanjut, terang mantan Kabag Humas Pemkot Balikpapan ini, mendaftarkan diri di DPC Demokrat Balikpapan ini salah satunya karena termotivasi dengan ditetapkannya Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN). Meski lokasi IKN bukan di Balikpapan, namun di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar), Balikpapan merupakan kota penyangga bagi IKN nantinya.

“Balikpapan adalah kota penyangga bagi PPU dan Kukar yang telah ditetapkan sebagai IKN. Jadi, sangat wajar jika Balikpapan harus berbenah dan jika tidak dilakukan sekarang dikhawatirkan nanti akan keteteran. Oleh karena itu, Balikpapan harus sudah berbenah dengan mengembangkan infrastruktur, pendidikan, perluasan bandara dan pelabuhan serta lainnya,” tandasnya.

Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi (BPOKK) DPC Partai Demokrat Balikpapan, Rustam Jasli mengatakan, dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada AGM yang mendorong kadernya untuk maju pada Pilkada 2020 mendatang.

“Pak Ali Munsjir ini kita tahu kemampuannya. Beliau sangat paham tentang kota Balikpapan karena 32 tahun mengabdi untuk Kota Balikpapan dan beberapa kali menjabat sebagai kepala dinas. Makanya beliau ditunjuk untuk maju di Pilkada Balikpapan untuk mendampingi wali kota Balikpapan ke depan,” ucap Rustam.

Sementara itu, Sekjen DPC Partai Demokrat Balikpapan, Abdul Salam mengatakan, figur Ali Munsjir sangat layak dicalonkan sebagai wakil wali kota Balikpapan untuk bertarung di Pilkada 2020 mendatang.

“Ali Munsjir menurut saya sangat layak menjadi bakal calon wakil wali kota. Beliau itu memiliki pengalaman di birokrat selama 32 tahun serta lima tahun menjadi anggota DPRD Balikpapan dan terpilih kembali untuk lima tahun kedepan. Jadi beliau cukup tahu persoalan apa saja yang harus dibenahi di kota ini,” kata Abdul Salam.

Penulis : Ipon
Editor : Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here