Ketua PN Balikpapan Lantik Empat Pimpinan DPRD Definitif

0
483

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan Liliek Prisbawono Adi, S.H, M.H melantik empat pimpinan definitif DPRD Kota Balikpapan masa bakti 2019-2024.

Pelantikan empat pimpinan definitif ini dikemas dalam rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan DPRD yang digelar di Kantor DPRD Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (10/10/2019).

Keempat pimpinan definitif DPRD Balikpapan itu adalah Abdulloh sebagai Ketua DPRD Balikpapan dari fraksi Golkar, Thohari Aziz (Wakil Ketua I) dari fraksi PDI Perjuangan, Sabaruddin Panrecalle (Wakil Ketua II) dari fraksi Gerindra dan Subari dari fraksi PKS sebagai Wakil Ketua III DPRD Balikpapan.

Hadir Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadli mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan bersama puluhan pejabat Pemkot Balikpapan serta ratusan undangan lainnya.

Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadli membacakan sambutan Gubernur Kaltim Isran Noor mengucapkan selamat atas dilantiknya pimpinan DPRD Kota Balikpapan definitif. Dia berharap para pimpinan DPRD Balikpapan dapat menjalankan amanat dan kepercayaan yang diberikan rakyat dengan sebaik-baiknya, serta senantiasa patuh dan taat kepada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Penandatanganan fakta integritas empat pimpinan DPRD Balikpapan di depan Ketua Pengadilan Negeri Balikpapan dalam acara pengambilan sumpah janji.

“Kepada para pimpinan serta seluruh anggota DPRD agar dapat bekerjasama, sinergis dan harmonis, dalam membangun Kota Balikpapan,” ujar Sayid.

Sementara itu, Ketua DPRD Abdulloh mengatakan, pasca pelantikan pimpinan definitif sejumlah program dan agenda kerja sudah menunggu. Ada beberapa program atau agenda kerja yang harus dituntaskan. Antara lain penyusunan tata tertib, pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD), pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2020 dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

“Program dan agenda kerja sudah menunggu pasca pelantikan antara lain penyusunan tata tertib DPRD, pembentukan AKD, pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2020. Oleh karena itu kita perlu bergerak cepat untuk menyelesaikan program dan agenda DPRD tersebut,” kata Abdulloh.

Menurut Abdulloh, kedudukan empat pimpinan dalam melaksanakan tugas bersifat kolektif kolegial. Yakni keempat pimpinan mempunyai kedudukan yang sama.

“Pimpinan DPRD merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat kolektif kolegial. Artinya, kedudukan kami berempat sebagai pimpinan DPRD dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang adalah sama,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here