PKL Depan Asrama Haji Akan Digusur, Ini Kata Nurhadi Saputra

0
762

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pembuatan taman depan Asrama Haji Batakan oleh Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji Embarkasi Balikpapan yang diduga akan menggusur puluhan pedagang kaki lima (PKL) Manggar mendapat tanggapan dari DPRD Balikpapan.

Anggota DPRD Balikpapan, Nurhadi Saputra menilai pembangunan taman depan Asrama Haji Batakan Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur terlalu berlebihan. Pembangunan taman di depan Asrama Haji Embarkasi Balikpapan diduga hanya sebagai alibi untuk menggusur PKL yang ada di kawasan tersebut.

“Kemarin mereka membangun pagar depan dan gerbang. Setelah ini mereka membangun taman. Dan konsekuensinya semua pedagang diberi dispensasi berjualan di dalam asrama haji, yang notabene letaknya sangat tidak menguntungkan,” kata Nurhadi Saputra saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp, Minggu (13/10/2019).

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Balikpapan ini, karena pada saat proses pengerjaan taman, UPT menganggap PKL menggangu proses pembuatan taman.

“Ini sudah menjadi masalah besar buat para PKL, termasuk kami sebagai warga yang jadi langganan PKL tersebut. Selama ini PKL depan asrama haji sudah menjadi ikon dan pusat kuliner buat kami warga Balikpapan Timur. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota jika hanya untuk mencari makan,” tambah Nurhadi.

Anggota DPRD Balikpapan dari dapil Balikpapan Timur Nurhadi Saputra (tengah pegang kertas) foto bareng perwakilan PKL usai pertemuan.

Dia mempertanyakan UPT Asrama Haji Embarkasi Batakan Balikpapan hingga mau menggusur para PKL tersebut. Dirinya menjamin kalau masalah kebersihan, para PKL setelah berjualan mereka selalu membersihkan lapak-lapak mereka dan setiap subuh juga mereka mempekerjakan penyapu untuk membersihkan area jualan mereka.

“Jika masalah ketertiban, saya rasa ini hanya klaim UPT saja karena kami warga sekitar selama bertahun-tahun tidak pernah merasa terganggu dengan jualan mereka. Tidak ada urgensi pembangunan taman, jika memang harus mengorbankan PKL,” tandasnya.

Dirinya mendengar jika setelah taman depan Asrama Haji Balikpapan selesai dibangun, PKL akan dipindahkan ke daerah stadion Batakan. Pihaknya juga mempertanyakan ide soal pemindahan PKL depan asrama haji ke stadion Batakan.

“Stadion bukan tempat strategis. Apalagi mayoritas PKL asrama haji adalah penduduk sekitar asrama. Mereka cukup mendorong gerobaknya ke depan asrama haji. Jika dipindah ke stadion siapa yang mau jualan di sana. Ditambah lagi stadion kan harus masuk lagi, otomatis benar-benar merugikan PKL,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here