Heru Bambang Terima Mandat Ketum DER Kaltim, Pelantikan Akan Dihadiri Jokowi

0
832

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Mantan Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Heru Bambang, setelah menerima mandat sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Ekonomi Rakyat Kalimantan Timur (DER Kaltim), langsung bergerak cepat melaksanakan penyusunan kepengurusan.

Sebagaimana disampaikan, Ketua Umum Dewan Ekonomi Rakyat Pusat, Eddhi Wahyudhi, di media bahwa direncanakan pelantikan DER Provinsi Kaltim dan pencanangan DER Kaltim akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Mengenai waktunya, akan diperkirakan pada awal 2020, sekira Januari mendatang,” ujar Ketua Umum DER Kaltim H. Heru Bambang kepada awak media di Cafe Baca Jalan RE. Martadinata Balikpapan, Senin (28/10/2019).

Menurut Heru Bambang, sebelum dilaksanakan pelantikan, pihaknya akan melaksanakan penyusunan kepengurusan tingkat provinsi Kaltim. Akan diisi oleh cendekiawan dan ahlinya sesuai disiplin ilmu yang dimilikinya. Sehingga, apa yang dinginkan masyarakat dapat terpenuhi. Selanjutnya, mempersiapkan kepengurusan disepuluh kabupaten dan kota juga akan siap dilantik.

“Sebelum pelantikan juga akan disiapkan segala persiapan lainnya. Seperti, tempat pelaksanaan dan persiapan lainnya,” tambah Heru Bambang.

Selain rencana pelantikan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi, juga rencananya akan dilaksanakan MOU (memorandum of understanding) atau Pencanangan DER Nasional, antara investor asal Negara Korea, bersama DER Kaltim, terkait usaha perkebunan, Pertanian, Perikanan Energi dan Peternakan, Bekraf dan seni budaya.

Adapun, program utama DER Kaltim
bekerjasama dan melibatkan perusahaan BUMN swasta dan Nasional, termasuk Perusahaan Asing, salàh satunya menggait investor dari Negara Korea.

Mengenai kepengurusan, Heru Bambang menjelaskan, siapa saja ingin bergabung dengan DER Kaltim dan di kabupaten/kota, dari berbagai profesi. Tanpa mengabaikan konsep dan fungsi DER mengembangkan ekonomi rakyat secara mandiri dan berkesinambungan.

“Agar ekonomi daerah kabupaten/kota dapat meningkat, sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing. Dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Selain DER melaksanakan fungsinya sebagai penggerak ekonomi rakyat. Sebagai mitra pemerintah juga dapat mensinergikan pembangunan berkelanjutan, khususnya peningkatan ekonomi rakyat secara menyeluruh dan mandiri.

Ketua Umum Dewan Ekonomi Rakyat, Achmad Eddi Wahyudhi (kiri) saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan perwakilan negara sahabat.

Sementara, Dewan Ekonomi Rakyat mempunyai visi bagaimana indonesia bisa menjadi baromter ekonomi rakyat sehingga akan dimulai pergerakan nya dari kabupaten serta provinsi.

Fokus ekonomi yang digaungkan Pemerintah Bapak Jokowi dalam periode kedua kepemimpinannya, disambut positif oleh Dewan Ekonomi Rakyat (DER).

Wadah independen untuk Indonesia yang mandiri dan bermartabat, khususnya di bidang ekonomi ini mulai aktif melakukan sosialisasi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kaltim.

Tujuannya jelas, DER ingin menjadi wadah yang mengayomi masyarakat. Menjadikan masyarakat tidak lagi menjadi objek, tetapi subjek pelaku usaha yang bermartabat dan sejahtera.

Ketua Umum Dewan Ekonomi Rakyat, Achmad Eddi Wahyudhi, disalah satu media memaparkan, disalah satu media bahwa, barometer membantu seluruh kebutuhan rakyat Indonesia dalam mewujudkan ekonomi mandiri, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan pelaku industri.

Menurut Edi, Dewan Ekonomi Rakyat juga sudah memiliki program untuk mewujudkan goal yang ingin dicapai. Program-program tersebut nantinya akan mengarahkan nelayan, petani, pelaku UMKM, dan pelaku ekonomi lainnya yang menjadi anggota untuk melek teknologi. Artinya, DER juga akan memfasilitasi modernisasi anggota dalam menjalankan usahanya di semua sektor.

Tidak hanya itu, DER juga akan menjalankan perannya dalam stabilisasi harga. Jika selama ini, komoditi ekonomi sering dimanfaatkan oleh kartel dengan sistem kapitalisnya, maka DER akan membantu masyarakat pelaku ekonomi dengan mengawasi, dan menentukan sikap, sehingga rakyat tidak dirugikan.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here