Paripurna, Wali Kota Sampaikan Jawaban Soal Raperda Pajak Online dan Penebangan Pohon

0
561

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban Wali Kota Balikpapan atas nota penjelasan DPRD Balikpapan tentang dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Jumat (01/11/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle dan dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan penjelasan Raperda Sistem Pajak Online dan Pengendalian Penebangan Pohon.

Dalam paripurna ini, sebanyak 29 anggota DPRD Balikpapan hadir, termasuk dua Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz dan Subari, serta puluhan kepala OPD Pemkot Balikpapan, para Camat, Lurah serta tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengatakan, penyampian pendapat Wali Kota Balikpapan ini megenai Perda Balikpapan tentang Sistem Pajak Online dan Pengendalian Penebangan Pohon.

“Paripurna ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang digelar pada 10 April lalu melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balikpapan,” kata Sabaruddin.

Menurut Sabaruddin, Raperda Sistem Pajak Online yang disampaikan ini sejalan dengan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju. Selain itu, Raperda ini juga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada wajib pajak di Kota Beriman.

“Raperda ini diajukan tak lain untuk memaksimalkan pelayanan kepada wajib pajak. Melalui Perda ini, setidaknya dapat meminimalisir terjadinya kebocoran pajak,” tambahnya.

Selain Raperda Sistem Pajak Online, Raperda Pengendalian Penebangan Pohon juga sangat penting untuk melindungi hutan kota di Balikpapan, termasuk mengantisipasi penebangan pohon mangrove yang ada di pesisir pantai Kota Balikpapan.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemkot Balikpapan dirinya mengapresiasi DPRD Balikpapan karena telah memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan.

“Pendapatan Asli Daerah mencerminkan tingkat kemandirian suatu daerah. Semakin tinggi pendapatan suatu daerah, maka semakain mandiri pula daerah tersebut mengelolah keuangannya,” ujar Rizal.

Penulis: Dwi Marisah
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here