Pertamina Terapkan Program CSR Green Care School di SMKN 6 Balikpapan

0
183

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebagai bentuk kepedulian dan pertanggungjawaban perusahaan pada lingkungan, Pertamina Marketing Operation Region VI melalui Terminal BBM Balikpapan melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Green Care School di SMK Negeri 6 Balikpapan, Jalan Soekarno Hatta Km 7,5 Balikpapan, Kamis (31/10/2019).

Kegiatan CSR dibuka oleh Manager Supply and Distribution Pertamina MOR VI Kalimantan Hariansyah, dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Tommy Alfianto, Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Balikpapan Kris Suhariyatno, jajaran manajemen Pertamina MOR VI, Kepala Sekolah SMKN 6 Balikpapan Asmid Noor, Komite SMKN 6 Balikpapan, dan Sahabat Alam (SALAM) selaku pembimbing kegiatan CSR di SMKN 6 Balikpapan Umi Sholikah.

Region Manager Communication & CSR Kalimantan Heppy Wulansari melalui siaran resminya mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pertamina pada lingkungan, terkhusus di Ring I dari TBBM Balikpapan.

“Program CSR Green Care School ini termasuk ke dalam empat pilar CSR Pertamina yaitu pilar lingkungan. Dipilihnya SMKN 6 Balikpapan menjadi sasaran diterapkannya program ini karena sekolah ini merupakan sekolah adiwiyata yang sudah menjalankan inisiasi program bersama Pertamina sejak tahun 2016 berupa bantuan polikultur dan tanaman toga,” kata Heppy.

Dia menambahkan, kegiatan pengelolaan lingkungan berbasis edukasi dan aksi ini berlangsung lebih kurang 6 bulan melalui pendampingan satu kali dalam seminggu. Pendampingan dilakukan oleh Sahabat Alam (SALAM) dari Institut Teknologi Kalimantan dengan harapan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Tahun 2019, program green care school hanya disasar untuk SMK Negeri 6, namun kegiatan tersebut sudah diterapkan pada 4 sekolah lainnya yaitu MAN 1 Balikpapan, SDN 03 Balikpapan Utara, dan SD Patra Darma Balikpapan,” terangnya.

Tidak hanya pemberian edukasi, ucap Heppy, Pertamina juga memberikan mesin destilasi sampah yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah sampah plastik menjadi bahan bakar.

“Diperlukan sekitar 8 kg plastik untuk menghasilkan 1 liter BBM. Nantinya akan diuji coba terlebih dahulu di Terminal BBM Balikpapan, dan hasil olahannya dapat difungsikan untuk internal mesin milik SMK N 6 Balikpapan,” tambah Heppy.

Sementara itu, Kepala SMKN 6 Balikpapan Asmid Noor mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sudah mempercayakan sekolahnya dalam pelaksanaan program CSR Pertamina.

“Bantuan yang diberikan Pertamina sangat bermanfaat demi mendukung sarana pembelajaran siswa kedepannya,” ujar Asmid.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here