Kunker ke Semarang, DPRD Balikpapan Gali Informasi Pengelolaan PAD

0
657

Kabargupas.com, SEMARANG – Besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang yang mencapai Rp 2,1 triliun serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 5,1 triliun, menjadi perhatian anggota DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kiat-kiat mengelola PAD yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang hingga tembus ke angka tersebut menjadi bahan studi banding para anggota DPRD Balikpapan guna diaplikasikan atau diterapkan di Kota Minyak.

Hal ini terungkap saat rombongan anggota DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Semarang di Jalan Pemuda No. 146, Sekayu, Semarang Tengah, Sekayu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/11/2019).

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh (2 dari kiri) bersama Wakil Ketua II DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle memimpin rombongan berkunjung ke DPRD Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh mengatakan, besarnya PAD dan APBD Kota Semarang yang mencapai triliunan rupiah, tentu menjadi perhatian tersendiri bagi Balikpapan. Mengingat, APBD Kota Balikpapan hanya Rp 2,4 triliun dan PAD sebesar Rp 688 miliar saja.

“Besarnya PAD Kota Semarang mayoritas didapat dari pajak dan retribusi daerah. Kiat mengelola sumber-sumber PAD ini yang menjadi perhatian dan kita gali untuk diterapkan di Balikpapan,” kata Abdulloh, diamini Sabaruddin Panrecalle, Wakil Ketua II DPRD Kota Balikpapan saat pertemuan dengan anggota DPRD dan sejumlah OPD Kota Semarang.

Menurut Abdulloh, banyak potensi-potensi PAD di Balikpapan yang belum tergarap maksimal, baik pajak maupun retribusi daerah. Oleh karena itu, dari kunjungan kerja di DPRD Kota Semarang ini informasi penting yang sudah diperoleh nantinya akan diaplikasikan di Balikpapan.

“Kota Semarang tidak jauh berbeda dengan Balikpapan yang mengandalkan pada sektor jasa dan perdagangan. Jika digarap maksimal maka tidak menutup kemungkinan PAD Balikpapan bisa seperti Kota Semarang,” tambahnya.

Berkunjung ke DPRD Kota Semarang, anggota DPRD Balikpapan gali informasi tentang pengelolaan retribusi dan pajak daerah.

Dalam pertemuan tersebut, politisi Partai Golkar ini juga mengajak pengusaha Semarang untuk berinvestasi di Balikpapan. Apalagi Balikpapan saat ini menjadi kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tentu kehadiran investor dari Semarang juga sangat diharapkan.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran investor dari Semarang untuk ikut membangun Balikpapan, agar Balikpapan ke depan bisa lebih maju dan dapat meningkatkan PAD-nya. Bisa berinvestasi di bidang perumahan, hotel, apartemen serta lainnya,” harap Abdulloh.

Kunjungan kerja anggota DPRD Kota Balikpapan di DPRD Kota Semarang berlangsung lancar penuh keakraban. Rombongan diterima tiga anggota DPRD Kota Semarang yakni Abdul Majid, Narendra Kiswara dan Gumilang Febriansyah, serta perwakilan OPD Pendapatan Daerah, Dishub Kota Semarang dan sekretariat DPRD Semarang serta lainnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here