Pupuk Kaltim Kenalkan Produk di Hadapan Peserta UKJ

0
321

Kabargupas.com, BONTANG – PT Pupuk Kaltim memperkenalkan produknya di hadapan belasan wartawan yang menjadi peserta Uji Kompetensi Jurnalis di Bontang dalam kegiatan bertajuk Product Knowledge bertema Mewujudkan Swasembada Pangan Melalui Produksi Pupuk Berkualitas, Jumat (13/12/2019).

Pengetahuan produk ini menghadirkan Manager Humas PT Pupuk Kaltim Wahyudi, Staf Promosi Produk PT Pupuk Kaltim Angga Andhika dan Rudi Sulis dilaksanakan di Hotel Sintuk Bontang. Kegiatan itu merupakan bagian dari salah satu rangkaian acara yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Balikpapan di Kota Bontang yakni Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).

Dalam kegiatan ini, staf Promosi Produk PT Pupuk Kaltim Angga Andhika membeberkan secara gamblang tentang produk Pupuk Kaltim yang selama ini menjadi produk andalannya, baik pupuk subsidi maupun non subsidi.

Menurut Angga, demikian dia disapa, jumlah seluruh pupuk yang diproduksi Pupuk Kaltim setiap tahun sebanyak 3,43 juta ton dengan pangsa pasar tidak hanya di tanah air, namun juga ke mancanegara.

Humas PT Pupuk Kaltim, Wahyudi (kanan) berdiskusi santai dengan salah satu Tim Penguji dari AJI Indonesia didampingi Ketua AJI Kota Balikpapan.

“Australia dan Vietnam adalah dua negara yang menjadi target pasar. Dari jumlah 3,4 ton pupuk ini, 1,2 juta ton diantaranya untuk wilayah pemasaran pupuk di Kaltim, baik industri maupun perkebunan,” kata Angga.

Dia menambahkan, produk yang diperkenalkan ini diantaranya produk pupuk bersubsidi dan non subsidi. Untuk produk pupuk bersubsidi yang diperkenalkan adalah Urea, Phonska, ZA (Pupuk Amonium Sulfat), SP-36 (Pupuk Super Fosfat) dan Petroganik (Pupuk Organik).

“Pupuk bersubsidi ini ditawarkan kepada masyarakat dengan harga perkilogramnya mulai Rp500 hingga Rp2.300,” jelasnya.

Sedangkan pupuk non subsidi, tambah Angga, adalah Urea Prill, Urea Granul, NPK Pelangi, Ecofert, Biotara, dan Biodex. Biotara misalnya, pupuk hayati yang diperuntukkan bagi lahan rawa. Pupuk ini merupakan pupuk hayati yang adatif dengan tanah masam lahan rawa dan mampu meningkatkan produktivitas tanaman serta keberlanjutan sumber daya lahan.

Ecofert merupakan pupuk hayati berbahan aktif mikroba fiksasi atau penambat nitrogen dan pelarut fosfat yang ramah lingkungan untuk tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan. Pupuk ini memiliki keunggulan meningkatkan tersedianya nutrient hara N dan P, memacu pertumbuhan tanaman, meningkatkan penyerapan unsur hara tanah, dan meningkatkan efisiensi pemupukan atau menghemat pupuk NPK hingga 25 persen dari dosis standar.

Staf Promosi Produk PT Pupuk Kaltim Angga Andhika menjelaskan secara rinci tentang produk PT Pupuk Kaltim di hadapan peserta UKJ AJI di Bontang.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Teddy Rumengan mengatakan, workshop yang digelar sehari sebelum pelaksanaan UKJ adalah bagian dari rangkaian acara dalam rangka memberikan pengetahuan dan wawasan kepada peserta UKJ.

“Dengan workshop ini kita harapkan akan menambah pengetahuan bagi peserta UKJ, baik mengenai produk maupun pengetahuan lainnya,” kata Teddy.

Menurut Teddy yang juga Sekjen AJI Kota Balikpapan ini, UKJ yang digelar AJI Kota Balikpapan di Kota Bontang diikuti 18 wartawan media cetak, online dan televisi dari Bontang, Balikpapan dan Banjarmasin.

“Sebanyak 18 wartawan mengikuti UKJ yang digelar AJI Kota Balikpapan dengan tujuan meningkatkan kompetensi wartawan, khususnya wartawan yang sudah menjadi anggota AJI. Ada tiga jenjang yang diikuti para jurnalis dari tiga kota ini, yakni jenjang Muda, Madya dan Utama,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua AJI Kota Balikpapan Devi Alamsyah, dan dua orang penguji dari AJI Indonesia yakni Budisantoso Budiman dan Abdi Purnomo.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here