Tanggap Darurat, Simulasi Penanganan Bencana Digelar di Balikpapan

0
333

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Peristiwa banjir yang melanda kawasan Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi) hingga menyebabkan kerugian yang cukup besar (tidak hanya harta benda, namun juga nyawa manusia), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan meningkatkan kewaspadaan.

Salah satu upaya menangani bencana alam berupa banjir, tanah longsor serta pohon tumbang, Pemkot Balikpapan bersama stakeholder di Kota Minyak menggelar simulasi tanggap bencana di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (13/01/2020).

Ada yang menarik dalam simulasi tanggap bencana dalam rangka peringatan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional tahun 2020 dan peringatan HUT ke-63 Pemprov Kaltim ini, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bersama unsur Muspida Balikpapan ambil bagian mengangkat korban bencana menggunakan tandu.

Simulasi berlangsung menarik dan lancar, melibatkan seluruh elemen masyarakat, yakni TNI, Polri, Basarnas dan Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD), instansi terkait, relawan kebencanaan serta lainnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, simulai digelar sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana di Balikpapan, baik bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Apalagi berdasarkan prediksi BMKG, potensi hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi di Balikpapan dan sekitarnya.

“Belajar dari kejadian di Jabodetabek di awal tahun 2020 lalu, dampak yang ditimbulkan dari peristiwa banjir, tanah longsor dan pohon tumbang sangat luar biasa. Oleh karena itu, kita harus belajar dan peristiwa tersebut. Termasuk dalam menanggulangi bencana serta menangani korban bencananya,” kata Rizal.

Dia menambahkan, salah satu hal yang paling penting dilakukan dalam simulasi tersebut adalah koordinasi antar instasi di lapangan. Sehingga ketika bencana tersebut benar-benar terjadi, maka Balikpapan sudah siap. Apalagi sebelumnya Balikpapan beberapa kali juga telah dilanda bencana kebakaran.

“Koordinasi antar instansi ini sangat penting untuk dilakukan ketika bencana benar-benar terjadi di Balikpapan. Hal itu dilakukan agar penanganan terhadap korban bencana dapat maksimal serta menimalisir jumlah korbannya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam rangka memperingati HUT ke-63 Pemprov Kaltim dan peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2020 digelar simulasi tanggap darurat bencana yang diawali dengan upacara yang dipimpin Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan dan dimulakan pukul 08.00 Wita ini dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle dan Subari, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan Kolonel Laut (P) Wahyu Cahyono, Dandim 0905 Balikpapan, perwakilan Polresta Balikpapan, para pejabat Muspida serta ratusan peserta apel.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here