Jamaah Umroh PT. WAW Ziarah ke Makam Syuhada di Jabal Uhud (Bag-4)

0
525

Kabargupas.com, MADINAH – Rangkaian ibadah umroh pada hari ketiga di Madinah, jamaah umroh PT. Wahyu Abadi Wisata (WAW) melakukan ziarah ke Makam Syuhada di Jabal (gunung atau bukit) Uhud, Madinah, Arab Saudi, Selasa (21/01/2020).

Rombongan yang dipimpin ustadz H. Badrus Syamsi ini tiba di lokasi yang terletak sekitar 4,5 km sebelah utara Kota Madinah, Jalan Malik Fahd Ibn Abdul Aziz, pada pukul 10.30 waktu setempat. Jabal Uhud pernah menjadi saksi bisu peperangan besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy pada 15 Syawal 3 Hijriah (Maret 625 Masehi) yang dikenal sebagai Perang Uhud.

Dalam kunjungan ke makam Syuhada Uhud ini rombongan juga didampingi Muthowif (pembimbing ibadah) ustadz H. Parlautan Lubis, termasuk mengantarkan rombongan ke tempat-tempat bersejarah lainnya di Kota Madinah.

Meski matahari perlahan terus naik sedikit demi sedikit dari belakang Jabal Uhud, dan hawa dingin masih menyelimuti Kota Madinah dengan suhu 11 -14 derajat celsius, rombongan tetap semangat melakukan ziarah ke Makam Syuhada Uhud ini.

Rombongan jamaah umroh PT. Wahyu Abadi Wisata didampingi pimpinan rombongan ustadz H. Badrus Syamsi dan Muthowif ustadz H. Parlautan Lubis melakukan ziarah di makam para Syuhada di kompleks Jabal Uhud, Selasa (21/01/2020).

“Di makam para syuhada ini, di dalamnya ada makam Sayidina Hamzah bin Abdul Muthalib yakni pamannya Nabi Muhammad SAW. Ziarah di sini, jamaah akan mendapatkan kisah bahwa jasad Hamzah tetap utuh abadi dan tidak hancur dimakan tanah. Selain makam syuhada Uhud, tempat bersejarah di kompleks ini adalah masjid al-Fash. Di masjid ini, Nabi pernah salat zuhur setelah Perang Uhud selesai,” ujar Parlautan Lubis.

Dia menambahkan, Uhud memiliki sejumlah keutamaan, maka wajarlah bila para peziarah selalu menyempatkan diri mengunjunginya. Salah satu keutamaan Uhud, Anas meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad memandang ke Uhud sambil berkata, “Sesungguhnya Uhud adalah gunung yang sangat mencintai kita, dan kita pun mencintainya.”

Jabal Uhud, jelas Lubis, demikian dia disapa, adalah bukit yang dijanjikan di surga. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan HR Bukhari, Nabi SAW bersabda, “Bukit Uhud adalah salah satu dari bukit-bukit yang ada di surga.”

“Jabal Uhud tidak seperti umumnya gunung-gunung di Madinah, lokasi ini seperti sekelompok gunung yang tidak bersambungan dengan gunung lain. Penduduk Madinah menyebutnya dengan Jabal Uhud. Uhud artinya penyendiri,” terangnya.

Rombongan jamaah umroh PT Wahyu Abadi Wisata foto bareng dengan latar belakang Jabal Uhud, Selasa (21/01/2020).

Jamaah umroh PT. WAW Balikpapan, Rahman mengaku senang bisa datang dan berziarah ke makam para Syuhada Uhud. Kunjungan ke makam para Syuhada Uhud adalah kesempatan langka alias jarang yang bisa didapatkan.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berziarah ke makam para Syuhada Uhud. Ini adalah kali kedua saya mengunjungi dan berziarah ke makam para syuhada untuk mengingat Perang Uhud, sekaligus ingin melihat makam para syuhada. Semoga tahun depan bisa kesini lagi,” kata Rahman.

Berhadapan dengan Jabal Uhud adalah Bukit Rumat. Di Bukit Rumat terlihat ratusan orang yang mendaki. Tak sekadar berdoa, mereka juga berfoto untuk mengabadikan momen dan duduk di batu-batu di atas bukit tersebut. Dari bawah Bukit Rumat, rombongan lalu memandangi Jabal Uhud sembari berjalan ke bus untuk kembali ke hotel.

Untuk diketahui, Jabal Uhud memiliki tinggi sekitar 1.050 meter dengan panjang 7 km, yang terdiri atas batuan granit, mar-mer merah, serta batu-batu mulia.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here