Menikmati Susu Unta di Peternakan Hudaibiyah (Bag-9)

0
510

Kabargupas.com, MEKKAH – Mencoba nikmatnya minum susu murni dari binatang khas padang pasir unta, juga dilakukan sejumlah jamaah umroh Wahyu Abadi Wisata, di peternakan unta di kawasan Hudaibiyah, Mekkah Al Mukaromah, Kamis (23/01/2020).

Susu unta yang diyakini dapat menyembuhkan penyakit dalam ini, jadi incaran. Apalagi susu unta yang ditawarkan para peternak Hudaibiyah ini baru diperah. Untuk satu botol susu unta dengan ukuran 330 mililiter dijual seharga 5 riyal atau jika uang rupiah seharga Rp 20 ribu perbotol.

“Susunya masih fresh. Saat diminum juga tidak bau amis. Saya beli sebotol saja dan langsung saya minum,” ujar Rahman, jamaah umroh Wahyu Abadi Wisata.

Jamaah umroh Wahyu Abadi Wisata, Rahman menunjukkan dua botol susu unta siap minum dengan latar belakang unta, binatang khas padang pasir, Kamis (23/01/2020).

Selain susu unta, peternak unta di tempat ini juga menawarkan hati unta yang sudah dikeringkan dengan harga 3 riyal perkemasan. Hati unta ini diyakini dapat menyembuhkan penyakit asma serta penyakit lainnya.

Tak hanya menjual susu dan hati unta, peternak di lokasi ini juga menjual aneka kacang kacangan seperti kacang Arab, kacang tanah goreng, kismis, coklat serta lainnya.

“Setelah Ladang Unta, selanjutnya kita akan mengunjungi Museum Haramain, tempat melihat Sejarah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Di museum ini terdapat benda-benda bersejarah seperti pintu Ka’bah, tangga Ka’bah, pintu Masjid Nabawi, lukisan Kota Mekkah 2030, hingga pagar sumur air Zam-zam,” kata Parlautan Lubis, muthowif pendamping jamaah umroh Wahyu Abadi Wisata.

Muthowif Parlautan Lubis bersama jamaah umroh Wahyu Abadi Wisata melihat benda-benda bersejarah yang tersimpan di Museum Haramain, Mekkah, Kamis (23/01/2020).

Namun, tambah Lubis, demikian dia disapa, untuk masuk ke mesum jamaah harus antre dan tertib. Saling bergantian jika ingin melihat benda-benda bersejarah yang ada di dalam museum.

“Silakan masuk ke museum, lihat benda-benda bersejarahnya tapi tidak boleh dipegang ya,” pesan pria murah senyum yang sudah 10 tahun tinggal di Mekkah ini.

Usai mengunjungi Museum Haramain, Mekkah, rombongan langsung kembali ke hotel dengan rasa puas dan hilang rasa penasaran terhadap tempat maupun benda-benda bersejarahnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here