Wawali Saksikan Pemeriksaan Kesehatan di Bandara Sepinggan

0
343

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Mengantisipasi masuknya virus corona yang akhir-akhir ini mengejutkan dunia kesehatan, membuat Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan, Kalimantan Timur, meningkatkan kewaspadaan, Jumat (24/01/2020).

Sebanyak 144 penumpang Silk Air MI 138 dari Singapura yang mendarat di bandara terbesar di Kalimantan ini diperiksa. Pesawat ini mengangkut 134 penumpang dewasa, 9 penumpang anak-anak dan 1 bayi dan tiba sekitar pukul 16.30 Wita.

Guna memastikan penumpang Silk Air ini terbebas dari penyakit tersebut, petugas memasang alat khusus di terminal kedatangan internasional berupa pendeteksi panas tubuh atau thermal scanner. Pasalnya, virus yang berasal dari Tiongkok itu perlu diantisipasi. Mengingat sudah ditemukan suspect corona dari Singapura.

“Instruksi dari Dirjen, kami harus meningkatkan kewaspadaan dan alat thermal scanner selalu aktif terpasang. Jadi semua kedatangan harus melewati alat ini,” kata Plt Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan, Ratna Sari Dewi.

Menurut Ratna, kewaspadaan memang harus ditingkatkan. Tidak hanya bagi penumpang pesawat. Termasuk kepada seluruh pekerja yang ada di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan serta mengimbau mengenakan masker dan sarung tangan.

“Semua kami tingkatkan. Apalagi belum diketahui masa inkubasi virus itu sampai sekarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, terang Ratna, virus corona bisa berkembang menjadi MERS atau SARS bila tidak segera ditangani.

“Bila ada penumpang yang panas tubuhnya di atas 38 derajat celcius dan alat ini berbunyi, maka yang bersangkutan kami pisahkan dari penumpang lainnya, lalu dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dirujuk ke rumah sakit,” tambah Ratna.

Di lokasi yang sama, General Manager PT Angkasa Pura I Balikpapan, Farid Indra Nugraha menyebutkan, pihaknya bersama para stakeholder kebandarudaraan terus melakukan sosialisasi terhadap kewaspadaan virus corona.

“Otoritas Bandara juga telah menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan Angkasa Pura. Salah satunya standar operasional. Kami langsung aksi dan masyarakat tidak perlu khawatir lagi,” kata Farid.

Selain itu dilakukan pula sinkronisasi serta akselerasi standar prosedur penanganan terhadap suspect virus mematikan itu. “Sudah dilakukan bersama KKP dan rumah sakit untuk mengantisipasi masuknya virus ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud yang menyaksikan pemeriksaan kesehatan penumpang di Bandara SAMS mengimbau kepada warga agar sementara waktu tidak bepergian ke negara atau kawasan asal virus corona.

“Ini bagian dari antisipasi dan Bandara Sepinggan kan merupakan bandar udara internasional, jadi perlu tanggap mengantisipasi virus corona,” ujar Rahmad.

“Hindari tempat-tempat keramaian khususnya di daerah Tiongkok, apalagi Kota Wuhan sekarang sudah diisolasi. Jangan dulu berkunjung ke sana,” sambungnya.

Sebagai informasi, gejala virus corona berupa sakit tenggorokan, demam, sakit kepala dan gejala lainnya seperti influenza. Virus ini menyebar dengan cepat dan telah menyebabkan kematian.

Pemerintah Tiongkok bahkan telah merilis virus corona menjangkiti lebih dari 1000 orang dan sebanyak 41 dinyatakan meninggal sejak pertama kali wabah ini muncul pada akhir tahun lalu.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here