Polda Kaltim Masih Periksa Pelaku Penyebar Berita Hoax Virus Corona

0
277

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Jajaran Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kaltim masih melakukan pemeriksaan terhadap KR, terduga pelaku yang menyebarkan berita bohong alias hoax tentang adanya pasien positif virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Meski tidak ditahan, KR yang menyebarkan berita bohong melalui akun Facebooknya itu dapat sewaktu-waktu dipanggil untuk diambil keterangannya.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Mako Polda Kaltim Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan, Jumat (31/01/2020).

Menurut Ade Yaya, demikian perwira polisi ini disapa, pasca diunggahnya berita tersebut oleh KR, Polda Kaltim langsung mengambil langkah cepat karena sudah meresahkan masyarakat Kaltim, khususnya warga Balikpapan.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan dan lakukan pemeriksaan intensif terkait unggahannya tentang adanya pasien positif virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan,” kata Ade Yaya.

Dia menambahkan, status pelaku sampai saat ini masih sebagai saksi. Namun, tidak menutup kemungkinan status bisa ditingkatkan. Untuk mengarahkan kesana, perlu ada hasil pemeriksaan ahli maupun lainnya.

“Intinya tidak kita tahan karena statusnya masih sebagai saksi,” tambahnya.

Ade Yaya menjelaskan, dari pengakuannya kepada penyidik, KR mengunggah postingan itu bermula dari saudaranya. Saudaranya yang bekerja di rumah sakit menyampaikan kepada KR bahwa ada pasien suspek virus corona tengah dirawat di RSKD Balikpapan.

“Kabar tersebut dimakan mentah-mentah oleh KR karena informasi itu dianggap penting untuk diketahui publik, tanpa memverifikasi kebenarannya kepada pihak berwajib, KR memposting kabar tersebut di akun Facebook Kazahra Tanzania hingga menimbulkan keresahan di masyarakat,” papar Ade Yaya.

Untuk diketahui, pelaku dalam postingannya mengatakan bahwa pasien tersebut adalah warga Balikpapan Baru yang baru datang dari China. Jadi masyarakat diminta untuk menggunakan masker jika ingin keluar dari rumah.

Postingan tersebut juga menyematkan tulisan yang menyatakan berita tersebut akurat, sehingga terlihat lebih nyata hingga meresahkan warganet.

Postingan pelaku langsung diklarifikasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliyarti yang menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Bahkan, Andri Sri langsung mengeluarkan edaran kepada masyarakat, jika berita yang menyebar adalah hoax.

“Informasi tentang adanya pasien positif virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan itu tidak benar. Postingan itu hoax,” kata Andri Sri.

Atas beredarnya informasi tersebut, Andi Sri mengatakan, pihaknya langsung mengeluarkan edaran kepada masyarakat Balikpapan, jika berita yang menyebar itu hoax.

Edaran tersebut juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang. Namun tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker jika akan bepergian.

Postingan itu kini sudah tidak ada di akun tersebut. Bahkan, postingan-postingan pribadi si pemilik akun juga telah dihapus. Hanya tersisa satu postingan yakni berisi permintaan maaf mengenai kabar hoaks tersebut.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here