Wali Kota Sampaikan Nopen Raperda Perubahan Perlindungan Anak

0
175

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Balikpapan tentang Perubahan Atas Perda No 1 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak pada Rapat Paripurna DPRD Balikpapan yang digelar di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Selasa (11/02/2020).

Rapat paripurna yang dihadiri 40 Wakil Rakyat Kota Minyak dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz didampingi dua Wakil Ketua DPRD Balikpapan yakni Sabaruddin Panrecalle dan Subari ini berlangsung aman dan lancar.

Dalam penjelasannya, Rizal Effendi menyampaikan bahwa pentingnya memberikan perlindungan anak melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan No 1 tahun 2015 harus segera dilakukan seiring dengan adanya perubahan undang-undang diatasnya.

Pasalnya, anak bermasalah hukum (ABH) yang ditangani oleh aparat kepolisian pada 2018 lalu mencapai 85 kasus. Jumlah tersebut tentunya menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Upaya melindungi anak-anak di Balikpapan akan terus dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan haknya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, dilakukannya perubahan Perda tentang Perlindungan Anak ini karena ada perubahan undang-undang diatasnya sehingga harus dilakukan penyesuaian. Kemudian untuk memantapkan tugas DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Kota Balikpapan.

“Kita memang menekankan, cukup banyak anak-anak kita yang terlibat masalah hukum yang selama ini tidak terpikirkan atau kurang terpikirkan hak anaknya terutama di pendidikan kesehatan. Itu yang perlu kita antisipasi, karena itu anak-anak kita juga,” kata Rizal Effendi.

Apalagi, tambah Rizal Effendi, selama ini tempat tahanan anak-anak di Balikpapan tidak ada dan itu menjadi perhatian diperubahan Perda ini.

“Ya kita tentu berharap penanganan anak-anak yang bermasalah dengan hukum bisa lebih bagus sehingga anak-anak itu tetap bisa tumbuh kembang dengan baik dan kedepannya tetap menjadi anak yang yang baik untuk kita semua,” jelas Rizal Effendi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz mengatakan, ini langkah yang bagus dari pemerintah kota Balikpapan untuk merevisi Perda tentang Perlindungan Anak supaya anak-anak ada perlindungan hukumnya.

“Demikian pula hukumnya, manakala terjadi persoalan hukum terhadap anak-anak, supaya juga ada hak-hak hukum khususnya bagi anak-anak,” ujar Thohari Aziz.

Politisi PDI Perjuangan Balikpapan ini menambahkan, ada perbedaan perlakuan hukum terhadap anak-anak dibawah umur, terhadap anak-anak, terhadap orang dewasa serta lainnya, khususnya pola penanganan hukum kepada anak-anaknya.

“Harapannya dengan peta ini ada kesadaran hukum dari masyarakat kota Balikpapan kepada orang tua kepada anak-anak kita juga, mulai mengerti bahwa ada hak-haknya,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here