Bapemperda DPRD Tindaklanjuti Usulan DLH Soal Retribusi KRB

0
326

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Balikpapan saat ini tengah menindak lanjuti usulan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan tentang Perda (Peraturan Daerah) Retribusi Kebun Raya Balikpapan.

Ketua Bapemperda DPRD Balikpapan Andi Arif Agung mengakui bahwa DLH Balikpapan memang sudah mengajukan usulan untuk retribusi KRB (Kebun Raya Balikpap) di kawasan Jalan Sei Wain Kilometer 15 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Hanya saja, menurut Andi Arif Agung, di Program Pembentukan Perda (Propemperda) 2020 pihaknya juga menggarap perubahan yakni revisi Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, dan usulan itu nantinya akan dimasukan ke Perda Retribusi Jasa Usaha ini.

“Kalau mau menunggu dari usulan DLH Balikpapan, DPRD Balikpapan harus menyiapkan lagi naskah akademiknya,” kata Andi Arif Agung kepada Kabargupas.com, Selasa (11/02/2020).

Pasalnya, tambah politisi Partai Golkar ini, jika hal itu tetap dilakukan maka pembuatan naskah akademik tersebut prosesnya agak panjang serta harus menyiapkan anggarannya.

Lebih lanjut, Andi Arif Agung menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada DLH Balikpapan pada saat konsultasi dengan Bapemperda DPRD Balikpapan dalam rangka Penyusunan Perda 2020 beberapa waktu lalu.

“Usulan itu sudah tersampaikan, tapi kami menyiasati situasi itu dengan memasukan usulan tersebut diperubahan revisi Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha,” tambahnya.

Andi Arif Agung menyakini, revisi Perda Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Retribusi Jasa Usaha ini dapat terselesaikan pada 2020 ini, karena menyangkut dengan masalah penguatan P-A-D Kota Balikpapan dan menjadi perda skala prioritas.

“Mengenai tarif masuk Kebun Raya Balikpapan, hal tersebut belum ada pembahasannya karena harus dikoordinasikan lagi dengan OPD terkait,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here