Komisi II DPRD Balikpapan dan Unibraw, Tahun Ini Lakukan Kajian PAD

0
260

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Syukri Wahid mengatakan, Komisi II DPRD Balikpapan pada 2020 ini bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang melakukan kajian tentang PAD Kota Balikpapan.

“Kajian yang dilakukan komisi II DPRD Balikpapan dengan Unibraw ini adalah review 5 tahun lalu,” ujar Syukri Wahid saat ditemui Kabargupas.com di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, tambah politisi PKS Balikpapan ini, ada potensi pajak sesuai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang disampaikan oleh kepala daerah, potensi PAD tersebut pihaknya yakin bisa sampai Rp1 triliun.

“Namun kami masih membutuhkan data yang akurat karena di tahun ini bekerjasama dengan Unibraw terkait dengan kajian potensi pajak daerah,” jelasnya.

Syukri Wahid menambahkn, ada beberapa sektor pajak yang menjadi perhatian Komisi II DPRD Balikpapan untuk ditingkatkan. Sektor pajak yang paling besar dan masih menjadi primadona adalah pajak PJU (Penerangan Jalan Umum) yang mencapai Rp115 miliar.

“Hanya saja, tahun ini ada pemasangan 6000 sambungan dan itu semua ada pajaknya yang bisa dipungut. Yang kedua adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” paparnya.

PBB, tambah mantan Wakil Ketua DPRD Balikpapan ini, saat ini sedang digalakkan program pemutihan, sekaligus dengan pengembangan potensi pajak baru atau objek pajak baru alias SPT-nya yang konon katanya ada 13 ribu objek pajak baru tersebut.

“Yang ketiga difokuskan kepada Pajak Hotel dan Restoran, dengan memaksimalkan program tapping box untuk mencegah kebocoran,” pungkas Syukri Wahid.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here