Upah Tenaga Keamanan di Bawah UMK, Komisi IV Sidak ke Balikpapan Regency

0
293

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Komisi IV DPRD Balikpapan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perumahan Balikpapan Regency di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (18/02/2020).

Sidak dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang persoalan ketenagakerjaan yakni petugas satuan pengamanan alias Satpam yang dibawah naungan PT Top Guard. Laporan itu berupa minimnya upah tenaga keamanan yang diduga dibawah upah minimum kota (UMK) di perumahan tersebut hingga menimbulkan aksi mogok tenaga keamanan.

Rombongan Wakil Rakyat Kota Minyak yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi diterima oleh Budi, perwakilan manajemen Balikpapan Regency dan Rio perwakilan PT Top Guard (perusahaan penyedia tenaga keamanan) di ruang rapat Kantor Pemasaran Perumahan Balikpapan Regency.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi mengatakan, sidak yang dilakukan Komisi IV DPRD Balikpapan bertujuan untuk menanyakan tentang mekanisme pengupahan pekerja hingga tidak terbayarkannya hak pekerja saat bekerja melebihi jam kerja yang sudah ditentukan (over time).

“Di Balikpapan Regency kita mendapatkan laporan juga dari masyarakat terhadap adanya perusahaan penyedia tenaga keamanan yakni PT Top Guard yang mempekerjakan karyawannya dengan upah di bawah UMK, kemudian kita melakukan klarifikasi,” kata Iwan Wahyudi kepada Kabargupas.com usai pertemuan.

Kemudian, tambah politisi PPP Balikpapan ini, dalam pertemuan yang dilaksanakan di kantor pemasaran Balikpapan Regency, pihaknya menemukan adanya gaji petugas keamanan di perumahan itu yang masuk di Januari masih kurang bayar, yakni hanya terbayar Rp1,6 juta.

“Kami meminta kepada pihak perusahaan untuk segera menuntaskan kekurangan tersebut. Kemudian, mengenai izin operasional PT Top Guard yang belum keluar atau yang belum diurus, kami juga minta kepada pihak Disnaker Balikpapan untuk betul-betul memonitor atau melakukan pengawasan terhadap perusahaan tersebut,” tambah Iwan.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Deswanto meminta manajemen PT Top Guard untuk menyelesaikan persoalannya z termasuk melengkapi izin operasional dari Disnaker Provinsi Kaltim.

Menurut Iwan, ini dilakukan berkaitan dengan kenyamanan masyarakat Balikpapan yang bekerja di perusahaan tersebut. Termasuk mengetahui lokasi atau alamat perusahaan berada, kantornya bagaimana serta lainnya.

“Ketika ada hal-hal yang sifatnya koordinasi atau sifatnya yang mengetahui lokasi kantornya, tentu bisa lebih enak,” tandasnya.

Perwakilan manajemen PT Top Guard Rio membantah jika upah tenaga kerja petugas keamanannya di bawah UMK. Namun, pihaknya akan tetap melakukan pembayaran sesuai prosedur. Jika ada keluhan terkait upah di Januari lalu sebesar Rp1,6 juta, itu adalah pembayaran gaji pertama yakni gaji yang dibayarkan pada 1 sampai 20 Januari dan pembayaran upah akan dilanjutkan kembali.

“Gaji petugas keamanan yang dibayarkan pada bulan Januari memang baru Rp1,6 juta. Itu pembayaran untuk tanggal 1 sampai tanggal 20 Januari. Namun, pembayaran upah akan dilanjutkan lagi sesuai prosedur,” kata Rio.

Sementara itu, perwakilan manajemen Balikpapan Regency Budi mengatakan, persoalan pembayaran gaji bagi tenaga keamanan adalah urusan pihak PT Top Guard selaku mitra kerja. Pihaknya juga mengakui pernah terjadi aksi mogok kerja oleh petugas keamanan karena adanya keterlambatan pembayaran gaji.

“Memang pernah terjadi aksi mogok yang dilakukan tenaga keamanan akibat adanya keterlambatan pembayaran gaji. Namun, pihaknya menyerahkan kepada perusahaan bersangkutan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut karena pembayaran tenaga keamanan kepada Top Guard tetap kami lakukan sesuai tagihan,” jelas Budi.

Hadir mendampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan dalam sidak di Balikpapan Regency ini, Sekretaris Komisi IV Sandy Ardian, anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Puryadi, Suriani, Rahmatia, Doris Eko Deswanto, Parlindungan, Ardiansyah, Asrori, dan Kabid Industrial dan Kesejahteraan Dinas Tenaga Kerja Balikpapan Niswaty.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here