Komisi III Gelar RDP Dengan DLH Bahas TPS di Wonorejo

0
418

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Rapat Dengar Pendapat (RDP) menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah di Wonorejo Kampung Timur, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, digelar Komisi III DPRD Balikpapan, Selasa (25/02/2020).

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri memimpin jalannya RDP ini didampingi Sekretaris dan anggota Komisi III DPRD Balikpapan yakni Ali Munsjir Halim, Nelly Turuallo dan Taufiqulrahman.

Sementara perwakilan warga Wonorejo yang hadir adalah Ketua RT 34 Kelurahan Gunung Samarinda Rumiati didampingi seorang warga. Sedangkan dari aparatur pemerintahan yang hadir di RDP ini, Camat Balikpapan Utara Fachrul Razji, Lurah Gunung Samarinda Tarso, serta Kabid Kebersihan DLH Balikpapan Subardiyono.

Dalam RDP ini, Ketua RT 34 Kelurahan Gunung Samarinda Rumiati menyampaikan keluhannya tentang TPS di pertigaan Jalan Indra Kila Kampung Timur Kelurahan Gunung Samarinda yang sampahnya kerap meluber hingga ke badan jalan.

“Sampah yang ada di TPS itu tidak hanya berasal dari warga kami saja, tetapi sampah milik warga yang dibuang saat melintas dengan menggunakan kendaraannya,” kata Rumiati.

Yang menjadi persoalan, tambah Rumiati, masyarakat umum justru menuding bahwa warga RT 34 tidak bisa mengelola TPS. Akibatnya, dampak keberadaan sampah-sampah tersebut menjadi image buruk bagi RT 34.

Tumpukan sampah di TPS RT 34 Wonorejo meluber sampai ke badan jalan yang dikeluhkan warga.

“Dampaknya adalah pandangan masyarakat kepada kami jelas sangat buruk dan dianggap tidak tertib dalam membuang sampah. Oleh karena itu kami bermohon agar TPS tersebut bisa dipindahkan,” tambahnya.

Kabid Kebersihan DLH Balikpapan Subardiyono mengatakan, pihak tidak mempermasalahkan jika TPS di Wonorejo itu dipindahkan, asalkan ada tempat penggantinya. Mengenai penanganan sampah di TPS tersebut, tambah Subardiyono, DLH Balikpapan melalui Bidang Kebersihan telah berupaya maksimal mengangkut sampah-sampah tersebut.

“Kami sudah melakukan pengangkutan sampah-sampah di TPS itu dua kali dalam sehari, yakni pada malam hari dan pagi hari. Tetapi akibat masih banyaknya warga yang tidak tertib membuang sampahnya, membuat TPS tersebut tetap penuh. Padahal ada aturan tentang jam pembuangan sampah,” ujar Subardiyono.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan, RDP dengan DLH Balikpapan, Camat Balikpapan Utara, Lurah Gunung Samarinda dan Ketua RT 34 Kelurahan Gunung Samarinda ini bertujuan untuk mencari solusi tentang permasalahan TPS di kawasan Wonorejo.

Menurut Alwi, RDP yang digelar ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik dalam menangani persoalan sampah di Wonorejo Kampung Timur Kelurahan Gunung Samarinda Balikpapan Utara, khususnya TPS di RT 34 Kelurahan Gunung Samarinda. Selain itu, melubernya sampah hingga ke badan jalan menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.

“Akibat melubernya sampah hingga ke badan jalan, menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena cairan yang keluar dari sampah membuat licin jalanan, menimbulkan aroma yang tidak sedap serta kemacetan,” jelas Alwi.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here