DPRD Balikpapan Beri Bantuan Kepada 6 Bocah Malang Yang Ditinggal Kedua Orangtuanya

0
343

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan ikut menyalurkan bantuan kepada 6 anak yatim-piatu yang viral akibat kedua orang tuanya meninggal dunia di hari yang sama dan kini hidup bersama nenek dan kakeknya, Sabtu (29/02/2020).

Para Wakil Rakyat Kota Minyak ini memberikan perhatian kepada warga RT 20 Jalan Marsma Iswahyudi Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan dengan menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok sehari-hari.

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh di kediaman nenek keenam bocah malang ini berupa sembilan kebutuhan pokok (sembako), kebutuhan bayi seperti popok dan susu formula hingga perlengkapan sekolah untuk anak-anak.

Turut mendampingi Abdulloh di acara penyerahan bantuan ini adalah Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari, Ketua Komisi 1 DPRD Balikpapan Johny Ng, anggota DPRD Balikpapan Iwan Wahyudi, Parlindungan, Laisa Hamidah, Mieke Henny, Sekwan DPRD Balikpapan Abdul Aziz serta staf Sekretariat DPRD Balikpapan.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, bantuan yang diserahkan kepada keenam anak yatim-piatu yang ditinggal mati kedua orang tuanya ini murni dari DPRD Balikpapan. Bantuan merupakan partisipasi anggota DPRD Balikpapan yang peduli dan prihatin terhadap kehidupan keenam anak-anak malang tersebut.

“Bantuan yang kami salurkan ini adalah murni dari anggota DPRD Balikpapan. Bantuan diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban nenek dari keenam anak malang yang baru saja ditinggalkan oleh ayah ibunya beberapa waktu lalu. Dan ini murni sosial, tidak ada unsur politik apa-apa,” kata Abdulloh saat ditemui wartawan usai menyerahkan bantuan.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh foto bareng enam bocah malang dan neneknya usai penyerahan bantuan.

Selain bantuan kebutuhan pokok sehari-hari, tambah Abdulloh, perhatian dari masyarakat, khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di bidang pendidikan untuk keenam anak malang ini juga tetap diberikan. Salah satunya bantuan pendidikan yang diberikan oleh Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

“Ke depan, mengenai pendidikan keenam anak yatim-piatu ini kan sudah ada. Wawali Balikpapan, Rahmad Mas’ud menjamin keenam-enamnya. Mudah-mudahan dalam proses itu bisa berjalan baik dan mereka bisa bersekolah selayaknya dengan anak-anak yang ada orangtuanya,” harap Abdulloh.

Seperti diketahui, enam anak di Balikpapan, Kalimantan Timur viral setelah menjadi anak yatim-piatu karena kedua orang tuannya meninggal dunia di hari yang sama, beberapa waktu lalu.

Keenam bersaudara ini adalah Ali Mardani siswa kelas tiga SD, Alika Mardani siswa kelas satu SD, Alifa Alfira Mardani (6), Aldo Lilah Mardani (4), Dira Naura Mardani (2) dan Safayanti Bulan Mardani yang berusia satu bulan 10 hari.

Kedua orangtua mereka meninggal dunia pada hari yang sama, karena sakit hipertensi, Minggu (23/02/2020) lalu. Sang ayah, Yaya Handani (33) meninggal saat jenazah istrinya, Sri Haryanti (27) tengah dimandikan. Keenam bocah yatim piatu tersebut sekarang diasuh oleh kakek nenek mereka, Mustofa (53) dan Ode Rusdiana (52).

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here