Jurnalis Rentan Covid-19, Ini Seruan AJI Balikpapan

0
287

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pasca Pemerintah Provinsi Kaltim mengumumkan satu orang telah positif virus Corona (Covid-19), maka Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan menyerukan kepada seluruh jurnalis di Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk tetap waspada saat menjalankan tugas jurnalistik.

“Jurnalis sangat rentan terjangkit oleh virus mematikan yang berasal dari Wuhan, China tersebut,” kata Devi Alamsyah, Ketua AJI Balikpapan melalui siaran resminya, Kamis (19/03/2020).

Menurut Devi, dalam membuat berita jurnalis diharapkan tidak menyebutkan identitas pasien maupun keluarganya serta tempat tinggalnya. Jurnalis harus memiliki rasa empati terhadap pasien dan menghormati hak-hak pasien.

“Tidak membuat berita tanpa seijin pasien dan keluarganya.
Jurnalis tidak membuat berita yang menyebabkan terjadinya kepanikan masyarakat,” terangnya.

Devi menuturkan, dalam menjalankan tugas peliputan tentang virus Corona ini juga memberikan liputan yang seimbang dan bertanggungjawab.

Devi menuturkan, dalam menyampaikan berita, foto dan video harus sesuai fakta dan hindari informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Demi keselamatan jurnalis, tutup mulut dan hidung dengan siku ataupun tisu ketika batuk dan bersin. Jika menggunakan tisu, segera buang tisu bekas dan cuci tangan. Hindari kontak dekat dengan penderita demam dan batuk,” paparnya.

Tak hanya itu, jika ada jurnalis yang mengalami gejala Covid-19, seperti demam, batuk maupun susah bernafas, maka segeralah periksakan diri ke pusat kesehatan terdekat, sehingga bisa langsung mendapat perawatan.

“Saat konfrensi pers jangan berdesak-desakan, masing-masing menjaga jarak, termasuk dengan para narasumber. Hindari kerumunan, menggunakan alat pelindung diri jika saat bertugas dalam keadaan yang tidak kondisi prima,” ujar Devi.

Lebih lanjut, AJI Balikpapan juga meminta pemerintah tidak menyembunyikan informasi yang menyangkut Covid-19 khususnya terkait kepentingan publik. Pemerintah wajib memenuhi hak atas informasi publik, yang akurat dan transparan.

“AJI Balikpapan juga meminta perusahaan media membuat panduan saat peliputan isu corona. Termasuk menyediakan perlengkapan maupun alat pelindung diri yang sesuai standar. Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yakni menyangkut keselamatan pekerja,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here