Nikmatnya Buah Lai Dipetik Dari Pohon di Perkebunan Km 21 Karang Joang

0
542

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Para penggemar buah Lai di wilayah Kota Minyak, Balikpapan kini tak perlu repot dan bingung lagi untuk mendapatkan buah khas Kalimantan ini.

Pasalnya, di Balikpapan kini ada lokasi wisata petik buah Lai, yakni buah yang serumpun dengan buah Durian yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat di kawasan Jalan Soekarno Hatta Km 21 RT 41 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Di kebun milik Amiruddin seluas 8 hektar ini, pengunjung bisa memetik dan menikmati langsung buah Lai yang memiliki ciri khas tersendiri, baik warna daging buah, hingga rasanya.

Cukup dengan menghubungi pemilik kebun, pengunjung bisa makan buah Lai sepuasnya. Namun, jika ingin membawa pulang buah Lai sebagai buah tangan, pengunjung harus merogoh kocek antara Rp10-15 ribu perbuahnya, tergantung besar kecilnya buah Lai yang akan dibawa pulang.

“Asyik memang berwisata di kebun buah Lai. Sensasinya luar biasa, termasuk rasa buah Lainya yang manis dan lembut,” ujar Machmudah, seorang pengunjung saat berwisata di kebun Lai Km 21 Balikpapan saat ditemui Kabargupas.com, Sabtu (20/03/2020).

Dia menambahkan, wisata petik buah Lai baru pertama kali dilakukan karena baru mengetahui adanya wisata petik buah Lai ini dari warga. Selain, buah Lai, aneka buah juga bisa dipetik dan dinikmati di kebun ini diantaranya buah salak pondok, jamu air, jambu kristal serta lainnya.

Sementara itu, pemilik kebun Lai, Amiruddin mengatakan, pihaknya sangat berharap kebun buah Lai miliknya di kawasan Jalan Soekarno Hatta Km 21 RT 41 Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara menjadi salah satu objek wisata andalan bagi Kota Balikpapan, khususnya untuk wisata petik buah Lai.

Pengunjung menunjukkan buah Lai yang baru dipetik di kebun milik Amiruddin dan siap dinikmati bersama pengunjung lainnya.

“Kebun buah Lai milik warga di kawasan ini akan kita dorong menjadi objek wisata petik buah Lai dan mulai kita perkenalkan kepada masyarakat, khususnya bagi para penggemar buah asli Kalimantan ini,” kata Amirruddin.

Dengan diperkenalkannya objek  wisata petik buah Lai di Km 21 RT 41 Karang Joang ini, para penggemar buah Lai bisa berkunjung dan memetik buah Lai dan menikmatinya langsung di tempat.

Pihaknya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) bisa mendorong dan membantu para petani buah Lai agar keinginan menjadikan kebun mereka menjadi objek wisata petik buah Lai bisa terwujud. Tak hanya itu, dengan dorongan dari Pemkot Balikpapan ini masyarakat bisa berkunjung ke kebun buah Lai milik para petani di Km 21 Karang Joang.

Untuk diketahui, buah Lai (Durio kutejensis) adalah salah satu buah yang berkerabat dekat dengan durian. Nama Lai atau Lay adalah nama khas yang diberikan oleh para penduduk asli Kalimantan Timur.

Ciri khas dari buah Lai dibanding durian adalah terdapat pada bunga, daun daun buahnya. Buah Lai kecil sampai sedang beratnya 1-2 kg, berwarna hijau muda atau hijau kekuningan saat masih mentah dan berwarna kuning hingga coklat saat sudah matang.

Selain itu, buah Lai memiliki kulit tipis dan durinya sangat tajam. Musim panen buah Lai umumnya pada bulan Januari hingga Maret, dengan panen puncaknya pada bulan Februari. Porsi dagingnya sekitar 20-40% dengan tekstur agak kering atau lembut dan halus.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here