Tangani Covid-19, Anggota DPRD Balikpapan Sepakat Anggaran Internal Rp6,5 M Dialihkan

0
499

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Guna membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam penanganan pencegahan virus Corona (Covid-19) di Kota Minyak, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan mengambil kebijakan berupa rasionalisasi anggaran di sekretariat DPRD sebesar Rp6,5 miliar.

Rasionalisasi anggaran tersebut diambil dari anggaran kegiatan kelompok diskusi terfokus atau focus group discussion (FGD), anggaran untuk makan minum hingga anggaran perjalanan dinas, baik dinas ke luar daerah maupun ke luar negeri (kunjungan kerja).

Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh mengatakan, kebijakan rasionalisasi anggaran itu diputuskan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD menggelar rapat bersama pemerintah kota, khusus membahas penanganan pandemi virus Corona.

“Kami sepakat dan rela anggaran kegiatan internal di sekretariat DPRD Balikpapan sebesar Rp6,5 miliar dipangkas dan dialihkan untuk dimanfaatkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan,” kata Abdulloh, usai memimpin rapat di ruang rapat gabungan lantai 2 gedung DPRD Balikpapan, Jumat (27/03/2020) siang tadi.

Dia menambahkan, nantinya anggaran sebesar itu digunakan untuk membeli perlengkapan bagi petugas medis seperti Alat Pelindung Diri (APD), rapid test, hand sanitizer, masker hingga disinfektan.

“Dalam waktu dekat juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal di Balikpapan, menyeluruh sampai ke semua RT (Rukun Tetangga) yang ada di 6 kecamatan. Nanti dikomandoi oleh BPBD,” tambah Abdulloh.

Selain anggota Banggar DPRD Balikpapan, rapat juga dihadiri Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh saat diwawancara awak media di Kantor DPRD Balikpapan.

“Nanti Dinas Kesehatan yang merincikan apa saja kebutuhan dan biaya yang diperlukan agar virus Corona bisa cepat tertangani,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengimbau masyarakat untuk tidak panik serta tetap waspada terhadap mewabahnya virus Corona di Kota Beriman. Dia juga meminta masyarakat untuk melaksanakan imbauan tentang pencegahan penyebaran virus Corona tersebut yang sudah disebarluaskan pemerintah kepada masyarakat.

“Sebaiknya imbauan yang sudah disampaikan dan disebar luaskan pemerintah bisa dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Balikpapan,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah memercayai informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas. Yang akhir-akhir ini marak beredar kabar bohong atau hoaks di grup WhatsApp tentang virus Corona di Madinatul Iman.

“Masyarakat perlu ingat, jangan langsung percaya, tetap tenang dan ikuti imbauan pemerintah. Kalau mau informasi yang jelas, silakan hubungi Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Balikpapan, Taufik Qulrahman mendukung langkah yang diambil Banggar DPRD Balikpapan dalam rapat koordinasi lintas instansi untuk menangani virus Corona di Balikpapan. Bahkan, dirinya rela anggaran untuk kegiatan anggota DPRD Balikpapan yang disiapkan sekretariat DPRD Balikpapan dipangkas dan dialihkan untuk menangani virus Corona tersebut.

“Sebagai anggota DPRD dan warga Balikpapan yang peduli terhadap pencegahan penyebaran virus Corona ini, kami rela anggaran untuk kegiatan anggota DPRD Balikpapan dipangkas dan dialihkan,” kata Taufik Qulrahman saat ditemui Kabargupas.com.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here