Positif Covid-19 Jadi 15 Orang, 1 Pasien Tranmisi Lokal

0
258

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyampaikan perkembangan pemantauan harian kewaspadaan infeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Balikpapan, Selasa (31/03/2020).

Perkembangan terbaru itu disampaikan langsung Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam jumpa pers di Kantor Wali Kota Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadli, Wakapolresta Balikpapan, Dandim 0905 Balikpapan, Kepala DKK Balikpapan serta lainnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Pemkot Balikpapan mengumumkan terdapat penambahan 3 pasien kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan berdasarkan hasil laporan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, sehingga jumlah pasien konfirmasi positif menjadi 15 orang.

“Berdasarkan hasil laporan BBLK Surabaya terdapat 3 pasien positif Covid-19 dari 30 pasien yang dikonfirmasi, sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di Balikpapan sebanyak 15 orang. Sementara itu, ada 27 pasien dengan hasil laboratoriumnya dikonfirmasi negatif,” kata Rizal Effendi.

Dari 3 pasien konfirmasi positif ini, tambah Rizal, pasien pertama memiliki riwayat perjalanan dinas dari Jawa Barat. Kemudian pasien kedua memiliki riwayat berinteraksi dengan orangtuanya yang melakukan perjalanan dari Lampung dan Jakarta.

“Sedangkan satu pasien lagi merupakan kasus transmisi lokal karena tidak memiliki riwayat kontak atau pergi ke luar daerah,” terangnya.

Dari 15 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, satu pasien telah meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Minggu (29/03/2020) sore lalu.

Menurut Rizal, saat ini seluruh pasien konfirmasi positif dalam kondisi baik yang dirawat di ruang isolasi RSKD Balikpapan, tidak berada di ruang ICU.

“Oleh karena itu kami imbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan menjaga kebersihan diri,” tandasnya.

Rizal menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang merupakan ODP (Orang Dalam Pemantauan), agar disiplin menjalankan prinsip isolasi diri di rumah.

Sementara itu, Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty mengatakan, pasien observasi di rumah sakit atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini berjumlah 37 orang.

“Kasus observasi di rumah atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) berjumlah 1.506 orang. Tercatat 292 ODP telah selesai menjalani observasi 14 hari, sehingga jumlah ODP yang saat ini dipantau berjumlah 1.214 orang,” ujar Andi Sri Juliarty.

Penulis: Wahyu Sugiarto
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here