Taufik dan Odang Minta Pemkot Terbuka Soal Informasi Covid-19

0
364

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk terbuka dalam memberikan informasi tentang perkembangan penanganan Virus Corona (Covid-19) kepada masyarakat.

Pasalnya, selama penanganan kasus Virus Corona, Pemkot Balikpapan dalam hal ini Wali Kota Balikpapan selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Minyak dianggap tidak terbuka terhadap informasi penanganan virus tersebut, termasuk keterbukaan informasi tentang pelaksanaan Rapid Test yang sudah dilakukan.

Anggota DPRD Balikpapan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Taufik Qulrahman mengatakan, pihaknya meminta Pemkot Balikpapan dalam hal ini Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi untuk terbuka terkait informasi perkembangan penanganan kasus Virus Corona di Balikpapan.

“Selama ini masyarakat dibuat bingung dan resah karena tidak adanya transparansi penanganan dan pencegahan kasus Virus Corona. Tak terkecuali jumlah warga, pejabat Pemkot dan anggota DPRD Balikpapan yang telah menjalani Rapid Test. Buat apa ditutup tutupi, terbuka saja biar masyarakat tahu dan tidak resah,” kata Taufik saat ditemui Kabargupas.com belum lama ini.

Menurutnya, masyarakat juga perlu mengetahui siapa saja yang positif Virus Corona. Kemudian, siapa saja yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspect atau terduga. Informasi tersebut, tambah Taufik, sangat penting bagi masyarakat, khususnya warga yang ada di lingkungan Rukun Tetangga (RT).

Anggota DPRD Balikpapan, Syarifuddin Odang saat mengikuti Rapid Test yang digelar DKK Balikpapan di laboratorium PMI Balikpapan, Senin (13/04/2020).

“Jika informasi itu disampaikan, setidaknya warga bisa mengambil langkah pencegahan, maupun langkah antisipasi penyebaran virus Corona itu di lingkungan mereka. Selama ini warga bingung, mana yang PDP dan mana yang ODP. Kok gak disampaikan ke warga. Jika memang ada yang berdampak Covid-19, setidaknya warga bisa bergotong royong membantu mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Taufik menambahkan, masyarakat partisipasinya dalam pencegahan penyebaran Virus Corona sudah tidak diragukan lagi. Terbukti dengan inisiatif warga yang mendirikan Posko Waspada Covid-19 di kampung-kampung secara mandiri.

“Itu adalah bentuk kepedulian masyarakat. Tapi kalau informasinya tetap ditutup tutupi, masyarakat tidak akan tenang,” tukasnya.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Balikpapan dari Partai Hanura, Syarifuddin Odang saat ditemui media ini, beberapa waktu lalu. Menurut Odang, demikian dia disapa, keterbukaan informasi tentang penanganan kasus Virus Corona ini harus segera disampaikan kepada masyarakat.

“Itu dimaksudkan agar masyarakat tidak panik, bingung dan resah. Saya menilai Pemerintah Kota tidak terbuka menginformasikan tentang perkembangan penanganan kasus tersebut, seperti siapa saja warga yang positif Covid-19, siapa saja yang masuk PDP dan ODP. Mana informasi itu. Banyak warga datang ke saya menanyakan soal itu, saya jawab apa kalau informasinya tidak ada,” tandas Odang.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here