Pantau Distribusi Bantuan Sembako, Thohari Temukan Banyak Telur Busuk

0
346

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Thohari Azis meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk melakukan evaluasi tentang pendistribusian bantuan kebutuhan pokok alias sembako kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19).

Pasalnya, telur yang menjadi bagian dari bantuan paket sembako yang didistribusikan kepada masyarakat tersebut ternyata banyak yang busuk dan tidak layak konsumsi.

“Tadi temuan saya di Kelurahan Sepinggan Baru, telur banyak yang busuk. Banyak sekali yang busuk. Saya masuk gudang langsung, saya mau muntah. Jadi banyak yang busuk,” kata Thohari saat ditemui Kabargupas.com di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Selasa (12/05/2020).

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Lurah segera berkoordinasi dengan supplier untuk diganti. Tak hanya di Sepinggan Baru, banyaknya telur busuk yang akan dibagikan ke warga ini juga ada di Kelurahan Sepinggan Raya, serta sebagian kelurahan lainnya.

“Ke depan nanti perlu dievaluasi kepada pemerintah kota apakah tetap dengan telur atau kah dengan bahan yang lain. Ini kan butuhnya ribuan, ya kalau barang ngambilnya dari jauh, perjalanannya sudah berapa lama. Telur kan tidak tahan lama,” jelas Thohari.

Menurut Politisi PDI Perjuangan Balikpapan ini, secara keseluruhan penyaluran bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Balikpapan sistemnya sudah mulai bagus. Awalnya, warga penerima bantuan tersebut mau dipanggil ke kelurahan. Namun, setelah saya kasih saran agar tidak mengumpulkan warga di kelurahan karena akan berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19, akhirnya penyaluran dilakukan dengan memanggil masing-masing Ketua RT untuk mengambil bantuannya.

“Atau, dari pihak kelurahan ngedrop ke Pos Yandu masing-masing RT agar penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang menerima, bisa berjalan lancar dan maksimal sehingga tidak ada berkumpul warga banyak,” tukas Thohari.

Evaluasi yang kedua adalah barang yang datang tidak serentak hingga menyebabkan sejumlah kekurangan barang ketika akan didistribusikan, seperti beras kurang, telur kurang serta lainnya.

“Pantauan pendistribusian bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 hari ini, sudah kita lakukan di Kelurahan Sepinggan Baru, Kelurahan Sepinggan dan Kelurahan Sepinggan Raya,” tutupnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here