Jelang New Normal, Johny Ng: Pemkot Harusnya Lakukan Sosialisasi

0
440

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Jelang diberlakukannya penerapan New Normal di tanah air, tak terkecuali di Kota Balikpapan, DPRD Balikpapan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang istilah tersebut.

Pasalnya, istilah New Normal yang akan dilaksanakan pada Jumat (05/06/2020) besok. Seiring dengan dimulainya aktivitas masyarakat, baik aktivitas ekonomi, sosial, agama, serta lainnya.

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Johny Ng mengatakan, sebelum dilaksanakan penerapan New Normal seharusnya Pemkot Balikpapan, dalam hal ini Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mensosialisasikan atau menjelaskan apa itu pengertian dari New Normal tersebut.

“Mulai Jumat 05 Juni 2020 besok, Pemkot Balikpapan akan memberlakukan New Normal. Tapi istilah tersebut bagi masyarakat banyak masih tidak mengetahui arti, makna dan maksudnya apa,” kata Johny Ng saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Kamis (05/06/2020) siang tadi.

Selain Pemkot Balikpapan, tambah Johny Ng, pihaknya juga memberikan saran kepada sejumlah elemen masyarakat untuk menyampaikan penjelasan atau sosialissi arti dari New Normal, seperti DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama maupun Media Massa.

“Jika New Normal diterapkan maka aktivitas masyarakat akan kembali normal seperti sediakala di tengah pandemi Covid-19, seperti aktivitas mal yang dibuka kembali, pasar, rumah makan serta lainnya, namun tetap mentaati protokol kesehatan,” terangnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelakan, jika New Normal tersebut dapat berjalan dengan lancar, tentu ekonomi juga akan mulai bergerak dan angka pengangguran bisa berkurang. Warga yang kesulitan mencari nafkah, dengan diterapkannya New Normal maka aktivitas masyarakat akan kembali normal dan masyarakat bisa memulainya dari awal.

“Semuanya baik, dan saya yakin jika masyarakat disiplin melaksanakan New Normal maka ekonomi akan segera berputar kembali. Semua masyarakat Balikpapan juga akan menjadi lebih baik, tapi dengan syarat protokol kesehatan harus selalu dilaksanakan,” harap Johny Ng.

Untuk diketahui, New Normal di Indonesia, menurut Jubir Pemerintah untuk Covid-19, dr. Achmad Yurianto, merupakan bentuk dari masyarakat yang hidup damai dan berdampingan dengan situasi pandemi saat ini.

“Kita harus memiliki komitmen kuat untuk berdampingan dengan situasi seperti ini (pandemi Covid-19). Oleh karena itu, kita harus mulai mengubah budaya dasar kita menuju budaya dasar yang baru atau menuju ke kehidupan normal yang baru,” kata Achmad Yurianto mengutip rilisan pers Kementerian Kesehatan RI.

Dia menambahkan, kehidupan New Normal di Indonesia ini termasuk kebiasaan hidup bersih dan sehat, selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik, pakai masker saat keluar rumah, hindari kerumunan, dan menjaga jarak fisik.

“Ini yang saya katakan sebagai bagian dari norma normal yang baru. Kita akan masuk pada era normal yang baru. Ini adalah satu-satunya cara kalau kita ingin bisa mengendalikan Covid-19 ini dengan baik,” terangnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here