Covid-19 di Pasar, Ratusan Pedagang Pandansari Ikuti Tes Swab Gratis

0
247

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pasca ditemukannya dua pedagang Pasar Pandansari Balikpapan yang terkonfirmasi positif Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan tes Swab gratis.

Tes Swab gratis bagi pedagang Pasar Pandansari ini dilaksanakan di areal parkir pasar melibatkan puluhan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, petugas Puskesmas, serta lainnya.

Ratusan pedagang pasar, sejak pagi hari terlihat antre mendaftarkan diri sebagai peserta tes Swab massal gratis ini. Dilaksanakannya tes Swab dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di pasar. Kegiatan ini mendapat tanggapan beragam dari pedagang. Ada yang menyambut positif, ada pula yang tidak mengikuti tes tanpa ada penjelasan dengan lebih memilih tinggal di rumah.

Pedagang sembako lantai dasar Pasar Pandansari, Juardah (56) mengatakan, sebagai pedagang pihaknya menyambut baik digelarnya tes Swab oleh Pemkot Balikpapan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar.

“Saya pribadi menyambut baik kegiatan ini karena mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19. Setidaknya kita bisa mengetahui kondisi pasar kita sehat,” kata Juardah.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, hari ini Pemkot Balikpapan melaksanakan Swab massal dalam rangka mendeteksi pedagang pasar terhadap penyebaran Covid-19. Pasalnya, ada dua pedagang pasar yang terkonfirmasi positif Covid-19, satu diantaranya meninggal dunia.

“Hari ini kan kita lakukan Swab massal di Pasar Pandansari dalam rangka mendeteksi para pedagang kita, karena pedagang Pandansari ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, ada dua orang,” kata Rizal disela-sela peninjauan Swab massal terhadap pedagang.

Dia menambahkan, hal ini dilakukan agar Pasar Pandansari tetap aman. Semoga semua pedagang bisa ikut karena disiapkan tes Swabnya lebih dari 500 dengan mengerahkan lebih 20 petugas medis.

“Sudah kita latih petugasnya di rumah sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Dan ini penting dilakukan karena untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Pandansari. Mudah-mudahan ini bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 di Balikpapan, khususnya di daerah-daerah Pasar. Karena pasar di seluruh Indonesia rentan menjadi episentrum,” tambahnya.

Menurut Rizal, jika dalam kegiatan ini ditemukan ada lagi pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19, tidak menutup kemungkinan pasar akan ditutup sementara guna dilakukan sterilisasi atau penyemprotan untuk membersihkan pasar dari Virus Corona.

“Ya kalau nanti hasil Swabnya ternyata signifikan, ada yang positif mau tidak mau dilakukan penutupan pasar ini. Kita lakukan sterilisasi, kita amankan dulu pasarnya supaya ketika pasar dibuka kondisinya sudah aman,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here