Jatuh di Perairan Monpera, Pilot Paramotor Dandito Team Tewas

0
582

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Diduga tidak bisa mengendalikan situasi akibat kondisi angin yang tidak mendukung atau mesin yang tidak stabil, sebuah paramotor yang dipiloti Rudy Hidayat jatuh dan tenggelam di perairan Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Minggu (05/07/2020), sore tadi.

Sayang, akibat lambatnya mendapat pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Pria berusia 45 tahun beralamat di Perum Korpri RT 24, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan ini pun tewas. Beratnya motor yang ada di punggung korban, diduga, juga menjadi penyebab korban tidak dapat menyelamatkan diri. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna memastikan kondisi korban.

Video detik-detik korban jatuh di perairan Monpera Balikpapan ini terekam oleh kamera ponsel sejumlah pengunjung pantai dan beredar di grup-grup WhatsApp. Saat korban meliuk-liuk di udara hingga belasan warga berusaha menyelamatkan korban dengan membawa ke bibir pantai hingga memberikan pertolongan pertama.

Dari informasi sejumlah pengunjung Pantai Monpera Balikpapan, korban yang merupakan anggota dan atlet paramotor dari Dandito Aero Sport Team BalikpapanĀ ini terbang mengitari pantai Monpera Balikpapan sekita pukul 17.00 WITA. Sekitar 15 menit kemudian, korban tampak tidak bisa mengendalikan paramotornya, diduga akibat hembusan angin yang tidak mendukung hingga korban jatuh dan tenggelam di perairan Monpera Balikpapan.

Kondisi korban saat diselamatkan warga dari perairan Monpera Balikpapan, namun nyawanya tidak tertolong.

“Kami lihat ada paramotor yang dipiloti Rudy Hidayat jatuh ke laut. Kondisi korban memprihatinkan karena tenggelam dengan mesin paramotor masih menempel ditubuhnya dan dibawa warga ke bibir pantai. Korban lemas dan tidak sadarkan diri. Untuk menyelamatkan nyawa korban, warga membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Akbar, pengunjung Pantai Monpera.

Sementara itu, Pembina Dandito Aero Sport Team Balikpapan Rudi Setiawan mengatakan, tidak ada jadwal latihan untuk terbang bagi pilot paramotor pada Minggu ini. Pasalnya, titik lokasi latihan yang biasa dijadikan tempat berkumpul pilot paramotor yakni di Pantai Kilang Mandiri Balikpapan dan Pantai Manggar ditutup.

“Kami tidak ada memberikan izin bagi anggota untuk terbang mengingat lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul atau titik lokasi latihan di Pantai Kilang Mandiri Balikpapan ditutup. Begitu juga di Pantai Manggar,” kata Rudi Setiawan saat dihubungi media ini.

“Jika melakukan latihan terbang secara resmi, pihaknya akan memberikan izin dan selalu dalam pengawasan tim, termasuk pengawasan dari personel TNI AU Lanud Dhomber Balikpapan,” pungkasnya.

Penulis: Wahyu Sugiarto
Editor: Ponce

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here